Dari sisi capaian, penggunaan QRIS di Jawa Tengah menunjukkan tren yang kuat. Hingga Januari 2026, jumlah pengguna QRIS tercatat mencapai 8,3 juta orang, menempatkan provinsi ini di posisi ketiga terbesar secara nasional.
Volume transaksi menyentuh 149 juta kali. Sementara jumlah merchant QRIS telah menembus 4,6 juta unit usaha, di dominasi sektor UMKM.
Capaian tersebut menunjukkan transformasi digital di Jawa Tengah tidak hanya terjadi di pusat perbelanjaan atau sektor bisnis. Tetapi juga merambah ruang ibadah dan kegiatan sosial keagamaan.
Melalui kolaborasi ini, Bank Indonesia berharap budaya berbagi di bulan Ramadan semakin semarak dan selaras dengan perkembangan teknologi keuangan.
Digitalisasi zakat, infak, dan sedekah diharapkan mampu memperluas jangkauan donasi sekaligus memperkuat transparansi pengelolaan dana umat di Jawa Tengah. (*)
Editor: Elly Amaliyah





