Selain menyajikan makanan gratis, acara juga ԁimeriahkan penampilan sejumlah grup band dan komunitas musik dari Kabupaten Semarang maupun Kota Semarang yang tampil secara sukarela.
“Semua kegiatan malam ini murni hasil gotong royong. Kami juga sengaja memberdayakan UMKM di sekitar DPRD agar mereka ikut merasakan manfaat dari acara ini,” kata Bondan.
Melalui kegiatan tersebut, nobar final Piala Dunia 2026 tidak hanya menjadi ajang kebersamaan masyarakat pecinta sepak bola, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian pelaku UMKM lokal di Kabupaten Semarang. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





