SEMARANG, beritajateng.tv – Gelaran nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di kompleks Gedung DPRD Kabupaten Semarang membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi acara. Sejumlah pedagang makanan ԁiborong panitia untuk menyediakan hidangan gratis bagi ratusan penonton yang memadati area nobar.
Acara yang berlangsung di lapangan tenis kompleks DPRD Kabupaten Semarang, Minggu, 19 Juli 2026 malam, merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Semarang, DPRD Kabupaten Semarang, KONI, Karang Taruna Kabupaten Semarang, dan Koramil Ungaran.
Panitia memberdayakan pelaku UMKM lokal, mulai dari penjual bakso, mi ayam, nasi goreng, hingga angkringan. Seluruh makanan ԁisediakan secara gratis bagi masyarakat yang hadir menyaksikan laga final Piala Dunia 2026.
Salah satu pedagang yang merasakan manfaatnya adalah Pujiati (37), penjual bakso keliling asal Desa Leyangan, Kecamatan Ungaran Timur. Pada kesempatan itu, ia mendapat pesanan untuk menyiapkan 120 porsi bakso.
BACA JUGA: Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 di Semarang, Argentina Comeback Kalahkan Inggris 2-1
Menurut Pujiati, pesanan tersebut menjadi rezeki tambahan di luar aktivitas berjualannya setiap hari. Biasanya ia berjualan mulai pagi hingga sore, namun khusus malam itu harus kembali berjualan untuk melayani penonton nobar.
“Alhamdulillah, saya mendapat pesanan 120 porsi bakso. Tidak sampai dua jam semuanya sudah habis ԁinikmati penonton nobar,” ujarnya.
Ia mengaku harus menambah stok bahan baku agar mampu memenuhi pesanan panitia. Meski harus kembali berjualan pada malam hari, seluruh dagangan habis lebih cepat sehingga tidak perlu berjualan hingga larut malam.
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengatakan penyelenggara sengaja melibatkan UMKM di sekitar gedung DPRD agar manfaat kegiatan dapat ԁirasakan langsung oleh masyarakat.
BACA JUGA: Perkuat Kebersamaan TNI dan Rakyat, Kodim Blora Gelar Nobar Piala Dunia di 10 Koramil
Menurutnya, seluruh kegiatan nobar terselenggara berkat gotong royong para donatur tanpa menggunakan anggaran pemerintah.





