Jateng

DPRD Kota Semarang Dorong Pemuda Inovatif Tanpa Kehilangan Karakter Bangsa

×

DPRD Kota Semarang Dorong Pemuda Inovatif Tanpa Kehilangan Karakter Bangsa

Sebarkan artikel ini
DPRD Kota Semarang Dorong Pemuda Inovatif Tanpa Kehilangan Karakter Bangsa
Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang bertajuk peran pemuda dalam membentuk karakter bangsa di Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – DPRD Kota emarang mendorong para pemuda tidak hanya bergerak maju mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga tetap berpegang pada karakter dan jati diri bangsa.

Pesan itu mengemuka dalam dialog interaktif bersama DPRD Kota Semarang yang berlangsung di Quest Hotel Semarang, Rabu, 8 April 2026.

Wakil DPRD Kota Semarang, Wahyu Winarto, menegaskan bahwa kemajuan teknologi dan arus globalisasi harus kita sikapi secara bijak terutama oleh pemuda di Ibu Kota Jawa Tengah. Menurutnya, generasi muda tidak bisa menolak perubahan, namun tetap harus memiliki fondasi nilai yang kuat.

Ia menyebut hasil survei beberapa tahun terakhir menunjukkan implementasi wawasan kebangsaan di kalangan pemuda masih bisa meningkat. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena generasi muda memegang peran penting dalam menjaga persatuan masyarakat.

“Perkembangan teknologi tidak bisa kita tolak. Kita harus menerima dan memanfaatkannya, tetapi jangan sampai kebablasan atau terlena. Wawasan kebangsaan harus tetap tertanam kuat agar pemuda punya pedoman dalam menghargai sesama,” kata Liluk, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan bahwa pembentukan karakter tidak bisa berjalan tanpa dukungan fasilitas dan kegiatan yang memadai.

DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal program yang memberi ruang bagi pemuda untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial maupun olahraga.

“Kami mendorong penambahan sarana olahraga dan siap mendukung melalui pemerintah kota maupun kerja sama dengan pihak ketiga. Pemuda harus punya ruang untuk berkembang,” ujarnya.

Liluk juga memberi pesan khusus kepada pengurus karang taruna agar selalu mendampingi anggotanya. Ia menilai pendampingan menjadi kunci untuk mencegah berbagai persoalan sosial yang kerap dihadapi generasi muda. “Jika ada masalah, segera cari solusi bersama. Jangan sampai pemuda kehilangan semangat,” tambahnya.

Senada, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Semarang, Bambang Pramusinto, menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan ruang pembinaan bagi pemuda. Ia menjelaskan bahwa berbagai program rutin telah disiapkan untuk meningkatkan kapasitas generasi muda.

“Kami memfasilitasi diskusi, pelatihan rutin, hingga kemah kepemudaan. Ini bagian dari upaya pembinaan karakter yang berkelanjutan,” jelas Bambang.

Program pembinaan tersebut tidak berjalan sendiri. Pemerintah kota melibatkan lintas organisasi perangkat daerah. Termasuk Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang dan Dinas Koperasi Kota Semarang, yang menghadirkan kegiatan olahraga serta pemberdayaan UMKM bagi pemuda.

Bambang menilai keterlibatan pemuda sangat penting dalam menentukan arah kegiatan ke depan.

BACA JUGA: Dana RT Rp25 Juta 2026 Tak Kunjung Cair, DPRD Semarang Desak Perwal dan Sosialisasi Dipercepat

“Kami membutuhkan aspirasi mereka. Tujuannya agar pemuda bisa berkumpul, berdiskusi, dan semakin memahami nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Di sisi lain, Ketua Karangtaruna Kota Semarang, Suragah Rambing, menyoroti pentingnya kegiatan sosial untuk membangun solidaritas generasi muda.

Ia melihat program seperti bedah rumah, peningkatan sumber daya manusia, dan olahraga mampu menarik pemuda lebih aktif di tengah masyarakat.

“Kami ingin menumbuhkan kepekaan sosial. Pemuda jangan hanya di rumah, tetapi turun melihat kondisi masyarakat dan ikut berkontribusi,” ujarnya. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp