SUMUT, beritajateng.tv – Kontingen Jawa Tengah mengakhiri masa puasa selama 16 tahun tanpa medali emas di cabang olahraga (Cabor) drumband sejak PON 2008 Kalimantan Timur. Penantian panjang itu berakhir setelah drumband Jateng berhasil menyabet medali emas pada nomor Lomba Ketahanan dan Keteparan Berbaris (LKKB) 6000 meter putra.
Manajer drumband Jateng, Atik Kusmiati menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia menyebut, hasil ini merupakan buah dari kerja keras dari seluruh atlet dan ofisial.
Menurutnya, perjalanan tim drumband untuk bisa di titik ini terbilang cukup panjang hingga akhirnya terbayarkan dengan menyabet medali emas.
“Kita syukuri dengan penuh rasa bangga tapi prosesnya sangat panjang. Ini memang sangat yang kita harapkan semua. Inilah hasil dari proses yang memang harusnya emas,” ungkapnya usai mengikuti upacara penghormatan pemenang di Dispora Sumut, 14 September 2024.
BACA JUGA: Audisi Umum PB Djarum 2024, 46 Talenta Muda Raih Super Tiket, Ini Daftarnya
Masih ada 2 nomor drumband Jateng
Senada sang pelatih, M Bagus Laksmendra juga menyampaikan rasa syukur atas torehan medali emas dari para anak asuhnya. Selain satu medali emas, anak asuhnya juga telah mengumpulkan tiga medali perunggu.
“Alhamdulillah kita bersyukur atas apa yang kita torehkan. Hingga hari ini, tim drumband Jateng sudah menorehkan 1 emas, 3 perunggu,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa masih ada dua nomor pertandingan lagi pada di nomor mix 6000 meter pada Minggu, 15 September dan 8000 meter pada Senin, 16 September mendatang.
Jelang dua nomor pertandingan itu, ia menyebut persiapan tim telah maksimal. Saat ini, tim sedang berfokus untuk kembali menambah pundi-pundi medali emas.
“Kita akan berjuang terus untuk menghasilkan yang terbaik. Semangat selalu berkobar tidak pernah runtuh walaupun disikut kanan kiri. Kami tetap ingin mendapatkan emas,” pungkasnya. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





