Di SDN Ungaran 02, lanjutnya, program MBG sudah berjalan memasuki pekan kedua. Ia melihat menunya juga cukup variatif dan disukai oleh para murid.
“Agar [MBG] tidak mubazir, lebih baik simpan dulu dan makan setelah pulang sekolah atau makan di rumah,” jelas Suharti.
BACA JUGA: Minta Kopdes Merah Putih Suplai Bahan Program MBG, Menko Zulhas: Itu Wajib
Sementara itu, koordinator MBG SD Negeri Ungaran 02, Maryanne Asharyana, mengungkap di satuan pendidikan ini setiap hari ada 308 siswa yang mendapat aneka menu makanan program MBG.
Ia menyampaikan, menu makanan yang dapur MBG siapkan juga bervariasi sehingga para peserta didik tidak bosan. “Selain nasi dan menu utama, ada juga burger, spageti, dan crispy, jadi selalu habis,” tambahnya.
Kepala Dewan Pendidikan Kabupaten Semarang, Joko Sriyono, juga berkesempatan melihat langsung pembagian MBG kepada para peserta didik yang ada di SDN Ungaran 02.
Ia berharap program MBG yang sudah berjalan baik tersebut agar kualitas makanannya tetap terjamin.
“Jangan sampai mensubkan penyiapan MBG ini, sehingga pengawasannya juga bisa berjalan maksimal. Takutnya kalau demikian, risikonya nanti bisa terjadi keracunan atau hal lain yang bisa merugikan peserta didik,” tegasnya. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi