Agustina berharap Dugderan 2026 tidak hanya menjadi tradisi lokal, tetapi juga magnet wisata budaya nasional bahkan internasional
“Kami ingin Dugderan semakin dikenal luas. Semarang adalah rumah bagi keberagaman, dan tradisi ini menjadi wajah toleransi kota kami,” ujarnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah




