Politik

Elite Parpol Berkumpul, Bambang Pacul Ingin Jadikan Jateng Indonesia Mini

×

Elite Parpol Berkumpul, Bambang Pacul Ingin Jadikan Jateng Indonesia Mini

Sebarkan artikel ini
Bambang Pacul
Elite parpol di Jateng berjabat tangan pada acara Halal Bihalal Pimpinan Parpol Jawa Tengah di kantor DPD PDIP Jateng, Senin 1 Mei 2023 malam. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul ingin menjadikan Jawa Tengah sebagai Indonesia Mini atau versi kecil dari Indonesia.

Menurut Bambang Pacul, hal itu sesuai dengan permintaan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

“Ibu Ketum (Megawati) meminta supaya Jawa Tengah ini menjadi Indonesia Mini. Karena melihat karakternya yang heterogen, multikulural. Ada berbagai etnis dan berbagai keyakinan. Majemuk. Maka perintah Ibu Ketum kita jalin bersama-sama,” ungkap Bambang Pacul. 

BACA JUGA: Halal Bihalal Pimpinan Parpol Jateng, Bahas Kerjasama Garap Potensi Jawa Tengah

Bambang Pacul mengungkapkan hal tersebut usai Halal Bihalal Pimpinan Parpol Jawa Tengah di Panti Marhaen Semarang, Senin 1 Mei 2023 malam.

Selain menjalankan perintah dari Megawati Soekarnoputri, Bambang Pacul mengungkapkan kegiatan itu juga dipantau oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Hadir dalam Halal Bihalal tersebut petinggi parpol Jateng. Acara bertujuan menjalin silaturahmi yang erat dan membangun kesejukan dengan berbagai parpol. Turut hadir Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan PPP, Arsul Sani dan sejumlah anggota Fraksi PDIP DPR RI. 

BACA JUGA: Hadiri Halal Bi Halal di PDIP, Pimpinan Parpol se-Jateng Tegaskan Siap Bertanding dan Bersanding

Para pimpinan parpol yang hadir diantaranya berasal dari PKB, Golkar, Gerindra, Nasdem, Demokrat, PKS, PPP, PAN, Hanura, dan selaku tuan rumah PDIP.

Kehadiran 10 parpol tersebut mendapat sambutan hangat Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng. Dalam sambutannya ia mengatakan ada sekitar 180 orang menghadiri acara tersebut. 

Wakil Ketua Komisi X DPR RI itu menyampaikan meski saat ini sudah mulai memasuki tahun politik, namun di Jateng masih adem ayem. 

“Tidak ada nuansa yang menandakan kita ini akan berkompetisi dengan berat. Kita masih tetap duduk bersama, makan bersama, dan bercanda bersama. Saya kira itulah makna dari halal bihalal kali ini. Memang ada saatnya kita bertanding dan itu masih lama di bulan Februari serta ada saatnya kita bersanding,” katanya.

Indonesia Tak Cukup Diurus Satu Golongan