SEMARANG, beritajateng.tv – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, akan bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo dan Menteri Hukum Indonesia Supratman Andi Agtas pekan depan untuk mengusulkan dua nama pemain naturalisasi baru Timnas.
Saat dijumpai di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Jumat, 8 Agustus 2025, Erick menyebut kedua calon pemain naturalisasi itu akan mengisi posisi penyerang atau striker.
“Saya minggu depan akan bertemu Pak Menpora lalu ke Menteri Hukum untuk mengusulkan dua naturalisasi baru di posisi penyerang, ada dua ya,” ungkap Erick.
BACA JUGA: Jadwal Timnas U23, Akankah Garuda Muda Melaju ke Babak Final Piala AFF 2025?
Namun, Erick enggan membeberkan kedua nama calon pemain naturalisasi tersebut. Menteri BUMN itu berharap kedua calon pemain naturalisasi itu bisa mengisi posisi striker dalam Timnas.
“Namanya minggu depan, karena kan kertasnya baru masuk kemarin. Jadi nanti mudah-mudahan dua penyerang ini bisa mengisi,” pungkas Erick.
Prabowo beri lampu hijau untuk naturalisasi Mauro Zijlstra jadi pemain Timnas
Kabar sebelumnya, Erick Thohir ingin menaturalisasi tiga pemain untuk Timnas Indonesia, demi putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, dengan satu di antaranya adalah Mauro Zijlstra. Namun identitas dua personil lainnya masih dirahasiakan.
“Dalam pekan ini, surat-menyurat antara kami dengan pemain sepertinya akan kami dapatkan. Kan mesti ada clearance dari orang tua dan pemain bahwa mereka ke sini untuk Merah Putih,” ujar Erick dalam sebuah wawancara, Senin, 4 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, dua calon pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu bakal menjalani beberapa proses, mulai dari wawancara dengan pemerintah.
Pihaknya juga bakal meminta persetujuan dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk dibahas dalam rapat kerja dan rapat paripurna DPR RI.
BACA JUGA: Gerald Vanenburg Memilih Rehat Sejenak Pasca Timnas U23 Kalah saat Final AFF U‑23
“Dari situ akan terjadi interview dari pihak pemerintah dengan mereka. Karena sudah ada surat, baru interview. Baru kita kirimkan surat ke Pak Menpora, Pak Menpora ke Menkum, Menkum ke Bapak Presiden, Pak Presiden kirim ke DPR,” tuturnya.
Untuk naturalisasi Mauro Zijlstra, Erick Thohir mengatakan bahwa Prabowo telah memberikan lampu hijau. Presiden pun telah menyerahkannya ke DPR, tetapi DPR sedang masa reses.
“Seperti yang kemarin Mauro, Bapak Presiden sudah kirim ke DPR. Cuma karena DPR sudah reses, jadi nanti kami akan mengusulkan bersama-sama dengan tambahan dua pemain lain,” ungkap Erick Thohir.
Naturalisasi ketiga pemain itu diyakini sebagai jalan pintas PSSI untuk mencari pengganti Ole Romeny yang terancam absen di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Oktober 2025 akibat cedera. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





