Erwin Soebrahim Chef Sekaligus Penyanyi yang Rilis 6 Single Lagu

Chef Erwin Soebrahim.

Semarang, 19/3 (BeritaJateng.tv) – Melakukan pekerjaan dan hoby sesuai pasion adalah hal yang ingin dilakukan semua orang. Chef Erwin Soebrahim merupakan salah satu orang berhasil mewujudkan dua pasion yang dicintainya itu.

Ya.. Chef Erwin berhasil mewujudkan pasion memasaknya dengan menjadi chef di hotel terkenal dan kini melabuhkan dirinya di SMC RS.Telogorejo Semarang.

Sedangkan pasion dari kegemaran dan hobi yang dimiliki Chef Erwin dan berhasil terwujud yakni bernyanyi terutama lagu-lagu Jawa hingga berhasil merilis banyak single lagu.

Koki yang kerap mengisi acara tv Nasional seperti Bintang tamu ‘Resep Oke Rudi’ di RCTI, ‘Bedah Warung’ yang tayang di stasiun TV Indosiar dan Finalis ‘Royco of the Year’ di SCTV ini bahkan telah merilis beberapa single lagu berbagai genre seperti bossanova, pop hingga campursari.

Bukan hal yang mudah bagi pria asli putra daerah Klaten untuk mewujudkan pasionnya. “Memang semuanya berawal dari hobi dan adanya kesempatan. Seperti halnya profesi saya sebagai seorang chef merupakan sebuah profesi yang berawal dari hobi dan kecintaan memasak sejak kelas 3 SD,” ujar Chef Erwin.

Pria yang berasal dari Klaten Utara, tepatnya di perum Griya Prima Timur Klaten Jateng ini telah memiliki banyak pengalaman berkarir sebagai chef di berbagai kota seperti chef di Bali Intercontinental Hotel, Ciputra Hotel semarang Guest Chef Indian Food promotion Borneo Swiss Bell Hotel Kalimantan, Ibis Hotel Simpang Lima Semarang, Best Western Premier Hotel Solo, Azamara Cruise Ship hingga menjadi chef di Networker Cable Ship Singapore dan Asian Protektor Ship Singapore serta di RS Swasta Kota Semarang.

Chef pecinta makanan laut dan masakan pedas ini mempunyai segudang prestasi yang telah diraihnya, mulai dari Winner of the month Kartini Megazine Recipe of food, Winner Of the month Femina Megazine Recipe of food hingga The winner of competition ”La Fonte Pasta”.

Chef Erwin Soebrahim.

Meski ditengah kesibukannya sebagai koki berpengalaman, Chef Erwin tetap teguh mengembangkan bakatnya dibidang tarik suara.

“Bakat seni saya sudah ada sedari kecil karena lingkungan keluarga yang mecintai seni. Mulai dari Ibu yang sering menyanyikan lagu keroncong di setiap acara kantor beliau di Pengadilan Negeri Klaten dan kakak saya seorang gitaris handal yang menjadikan saya sebagai obyek penyanyinya di setiap beliau bermain gitar,” cerita Erwin.

Mendengarkan musik sudah jadi makanan sehari-hari bagi Erwin, ia sampai hafal lagu-lagu bahkan sedari pra sekolah karena sering mendengarkan secara langsung maupun mendengarkan melalui kaset dan radio.

Mulai menyadari akan bakat menyanyinya, Chef Erwin mulai mengembangkan bakatnya dengan mengikuti berbagai perlombaan di daerah Klaten.

“Kalah, itulah hal pertama yang saya terima ketika pertama kali mengikuti ajang kompetisi menyanyi. Jangankan sebagai finalis, menjadi peserta saja menjadi suatu kebanggan tersendiri. Hal itu juga sekaligus jadi momen uji kemampuan agar bisa percaya diri ditempat umum,” ujarnya.

Tak pantang menyerah dan terus mengasah kemampuan dengan belajar dan belajar menjadi kunci sukses bagi Chef Erwin.

“Setelah itu ikut kompetisi lagi dan lagi, akhirnya membuahkan hasil bisa memenangkan kontes lomba nyanyi mendapatkan juara harapan satu. Di perlombaan berikutnya, berkat kegigihannya Chef Erwin berhasil menyabet juara 3,” katanya.

Tak puas sampai disitu, ia kemudian mengikuti kursus vocal bahkan sampai harus menempuh perjalanan jauh hingga Solo.

“Saat itu saya tekadkan mengambil kursus vocal di Solo yang harus ditempuh dengan 1,5jam dengan naik bis. Dari menyisihkan uang saku setiap harinya, memacu saya lebih semangat mengikuti kursus-kursus vocal,” terangnya.

Pasion dan kecintaan Chef Erwin terhadap dunia tarik suara meneguhkan tekadnya untuk lebih dikenal luas dengan merilis beberapa lagu berbagai genre mulai dari lagu Pop, Bossanova hingga lagu berbahasa Jawa.

Bahkan ketika menjadi finalis lomba masak Nasional Royco Of The Year pernah dikerjai oleh MC sekaligus artis Nasional Almarhum Taufik Savalas dan Cut Mini Theo. Chef Erwin ditantang menyanyi sembari mengulek bumbu hingga membuat para penonton terpingkal-pingkal melihat kekocakan Chef Erwin.

Usai acara, Chef Erwin diminta ikut memeriahkan acara tersebut dengan bernyanyi bersama Purwacaraka Band diacara tersebut.

“Secara keseluruhan, saya punya enam single lagu. Seluruh single lagu tersebut merupakan ciptaan dr. Agung Sudarmanto. Ada tiga lagu berjudul Anamnesis Perjalanan, Rembulan Tenggelam di Matamu dan sebuah lagu yang mengajak kita untuk gaya hidup sehat berjudul ‘Kolesterol’ yang merupakan lagu bergenre Pop dan Bossanova,” jelasnya.

Sedangkan lagu berbahasa Jawa, Chef Erwin merilis tiga lagu yakni Plesir Semarang, Kutha Klaten, dan Dhaharan Klaten.

Dua pasion dibidang masak memasak dan bidang tarik suara yang berhasil dicapai Chef Erwin dengan cara yang tak mudah.

Meski ditengah kesibukan, ia tetap fokus bekerja dan meniti karirnya sebagai chef berpengalaman sekaligus mengembangkan bakatnya dengan terus merilis lagu-lagu berbahasa Jawa.

“Bisa fokus dalam pasion merupakan hal yang patut dibanggakan. Kendala pasti ada, tergantung kita membagi waktu dan koordinasi dengan rekan-rekan yang bekerja sama dengan kita. Memang perlu pengorbanan dalam segala hal, namun untuk mencapai sebuah tujuan yang harus kita capai semuanya harus kita jalankan dengan sepenuh hati,” terangnya. (Ak/El)

Leave a Reply

Your email address will not be published.