SEMARANG, beritajateng.tv — Keberadaan Exit Tol Pattimura di perbatasan Salatiga dan Kabupaten Semarang tidak hanya membuka konektivitas transportasi, tetapi juga diproyeksikan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
Proyek yang telah digagas sejak 2015 ini diyakini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan tersebut.
Direktur Utama PT Trans Marga Jateng (TMJ), Prajudi, menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan akses on/off ramp Pattimura.
Menurutnya, akses ini untuk membuka konektivitas yang lebih efisien menuju pusat kota, kawasan pendidikan, serta sentra ekonomi di Salatiga dan Kabupaten Semarang.
“Dengan kemudahan akses ini, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik akan semakin lancar. Sekaligus membuka peluang usaha baru,” jelasnya, Senin, 20 April 2026.
BACA JUGA: Persiapan Arus Mudik 2026, Satlantas Polres Semarang Tunggu Jadwal Uji Coba Exit Tol Ambarawa
Ia menambahkan, pembangunan exit tol ini juga harapannya dapat meningkatkan daya saing daerah serta memperkuat konektivitas kawasan strategis, termasuk sektor pariwisata.
Sementara itu, Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, berharap proyek pembangunan Exit Tol Pattimura berjalan lancar. Juga segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Baik dari sisi aksesibilitas maupun terbukanya peluang ekonomi baru bagi masyarakat Salatiga dan Kabupaten Semarang,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.
Rencananya, akses on/off ramp Pattimura akan bermuara di wilayah Desa Pabelan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Pemerintah daerah pun siap melakukan penyesuaian guna mendukung kelancaran pembangunan.
BACA JUGA: Polres Salatiga Ringkus Empat Sekawan Pencuri Uang di Gerai ATM, Begini Modus Kejahatannya
Selain itu, Pemkab Semarang juga mengusulkan pembangunan exit tol tambahan di wilayah Kecamatan Bergas untuk semakin memperkuat konektivitas kawasan Semarang Raya.
“Dengan dukungan infrastruktur ini, Kabupaten Semarang dan Salatiga bisa berkembang bersama dan saling menguatkan,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





