Setiap jersey bisa menjadi pintu untuk kembali mengingat pertandingan dan momen tertentu. Kostum yang tersimpan hari ini juga menyimpan cerita yang kelak bisa dibagikan kepada orang lain. Terutama generasi berikutnya yang mungkin hanya mengenal Messi melalui rekaman pertandingan.
Itulah sebabnya, bagi Fachri, nilai sebuah jersey tidak selalu ditentukan oleh harga saat membelinya. Ada pengalaman, perjalanan mencari barang, dan kenangan tentang prestasi pemain yang melekat pada setiap helai kain tersebut.
“Palingan buat memori flashback aja sih, buat bahan cerita besok kalau di zamannya Messi, jerseynya pakai yang ini,” bilang dia.
BACA JUGA: Nongkrong Sambil Main Mahjong, Ruang Interaksi dalam Tren di Kota Pelabuhan Semarang
Ketika perjalanan Messi bersama Argentina memasuki babak baru, puluhan jersey di lemari Fachri tetap menyimpan kisah yang tidak selesai bersama peluit akhir.
Koleksi itu baginya menjadi pengingat tentang seorang pemain. Sekaligus perjalanan panjang seorang penggemar yang mengikuti jejak idolanya melalui setiap kostum yang berhasil dia dapatkan. (*)
Editor: Diaz A Abidin





