“Kami juga prihatin sekali, ya. Prinsip, kami menghormati dari penyidikan yang dilakukan oleh KPK,” ujar Luthfi usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Makan Bergizi Gratis (MBG) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Selasa, 3 Maret 2026 sore.
BACA JUGA: Harta Kekayaan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Terseret OTT KPK, Capai Rp85,6 Miliar!
Tertangkapnya Fadia, menurutnya, menjadi pembelajaran bagi pejabat publik di Jawa Tengah untuk jujur dan bersih dalam mengemban jabatannya.
“Jadi, secara tidak langsung ini pembelajaran bagi kita semua sebagai pejabat publik harus clear dan good government yang kita lakukan. [Kepada] bupati/wali kota sudah tak-sampaikan, kita harus menciptakan birokrasi yang bersih dengan jalan tidak melanggar hukum. Itu yang paling pokok,” imbuh Luthfi. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





