Politik

Harta Kekayaan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Terseret OTT KPK, Capai Rp85,6 Miliar!

×

Harta Kekayaan Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Baru Saja Terseret OTT KPK, Capai Rp85,6 Miliar!

Sebarkan artikel ini
Harta Fadia Arafiq
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, saat dijumpai di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 17 Maret 2025. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Harta kekayaan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi sorotan tajam setelah kabar operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi mencuat.

Berdasarkan LHKPN per 30 Maret 2025, total kekayaannya mencapai Rp85,6 miliar. Aset tanah dan bangunan mendominasi dengan nilai Rp74,29 miliar. Publik pun menelusuri detail kepemilikan propertinya berbagai kota.

Fadia tercatat memiliki tanah seluas 2.720 meter persegi Pekalongan senilai Rp2,04 miliar. Ia juga menguasai lahan 550 meter persegi Bogor senilai Rp10 miliar.

Properti lain tersebar Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Depok, Semarang, hingga Badung Bali. Nilai tiap bidang bervariasi dari Rp125 juta sampai Rp5 miliar. Kepemilikan itu memperlihatkan portofolio properti yang luas dan bernilai tinggi.

BACA JUGA: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT, Golkar Jateng Tunggu Hasil Pemeriksaan KPK

Sorotan terhadap harta Fadia Arafiq semakin kuat setelah KPK melakukan operasi senyap wilayah Jawa Tengah. Langkah penegakan hukum itu mengejutkan banyak pihak. Publik menilai Fadia sebagai kepala daerah berlatar keluarga selebritas ternama.

Fadia lahir dengan nama Laila Fathiah Jakarta, 23 Mei 1978. Ia merupakan putri pedangdut legendaris A. Rafiq. Pada awal karier, ia sempat mengikuti jejak sang ayah dunia musik.

Lagu “Cik Cik Bum Bum” membawa namanya dikenal luas tahun 2000. Popularitas tersebut menjadi modal penting saat ia beralih menuju politik.

Ia menikah dengan Ashraff Abu yang kini bertugas DPR RI. Ia memiliki satu anak bernama Nazira. Saudara kandungnya, Fairuz A. Rafiq, juga aktif dunia hiburan.

BACA JUGA: Profil Fadia Arafiq, Bupati Pekalongan yang Tertangkap KPK Saat Ramadhan

Karier politiknya berkembang bertahap Kabupaten Pekalongan. Ia menjabat Wakil Bupati periode 2011-2016. Ia kemudian memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan periode 2016-2021.

Pada 27 Juni 2021, Ganjar Pranowo melantiknya sebagai Bupati Pekalongan periode 2021-2026. Pada 20 Februari 2025, Prabowo Subianto kembali melantiknya Istana Merdeka untuk periode 2025-2030.