SEMARANG, beritajateng.tv – Fenomena menarik terjadi pada musim haji 2026 di Kota Semarang. Generasi Z (Gen Z) Semarang mulai mendominasi sebagian keberangkatan jemaah, menandai pergeseran tren di kalangan anak muda yang kini semakin aktif menunaikan ibadah haji.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Semarang, Mawardi, mengungkapkan bahwa sekitar 30 persen calon jemaah berasal dari kalangan usia muda. Bahkan, puluhan di antaranya masuk kategori Gen Z yang ramai naik haji di 2026 ini.
“Calon jemaah dari kalangan anak muda memang tidak terlalu banyak, sekitar 30 persen. Untuk usia di bawah 40 tahun atau Gen Z naik Haji tercatat ada 56 orang,” ujarnya.
Menurut Mawardi, meningkatnya jumlah jemaah muda pengaruh beberapa faktor. Salah satunya adalah pelimpahan porsi haji dari orang tua yang meninggal dunia atau tidak lagi memenuhi syarat kesehatan.
“Ada sekitar 10 calon jemaah di bawah usia 20 tahun yang mendapatkan pelimpahan dari orang tua. Biasanya ini sudah dipersiapkan jauh-jauh hari,” jelasnya.
Selain itu, sebagian orang tua juga mendaftarkan anak mereka sejak usia dini. Dengan masa tunggu yang panjang, banyak dari mereka akhirnya berangkat dalam usia relatif muda.
“Banyak juga yang sudah di daftarkan sejak usia 12 tahun, sehingga saat berangkat usianya masih tergolong muda,” tambahnya.
Dari sisi pembinaan, seluruh calon jemaah mendapatkan perlakuan yang sama. Proses manasik haji tetap di berikan secara menyeluruh tanpa membedakan usia.
BACA JUGA: 1.747 Jemaah Haji Semarang Siap Berangkat, Usia Termuda 15 Tahun dan Tertua 86 Tahun
“Tidak ada perlakuan khusus. Semua mengikuti tahapan yang sama, baik yang muda maupun lansia,” tegas Mawardi.
Secara keseluruhan, jumlah calon jemaah haji Kota Semarang tahun ini mencapai 1.747 orang dengan rentang usia yang beragam.
Kelompok usia 31 hingga 50 tahun sebanyak 457 orang, usia 51 hingga 75 tahun mendominasi dengan 1.160 orang, serta usia di atas 76 tahun sekitar 151 orang.





