Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening, mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan Festival Bunga Bandungan yang terus berkembang. Yakni sejak pertama kali para petani dan pedagang bunga gagaskan.
BACA JUGA:Festival Waisak Anak 2026, Ajang Anak Buddhis Kembangkan Bakat dan Belajar Berbagi
Menurutnya, festival ini memiliki keunikan karena lahir dari inisiatif masyarakat dan mampu menjadi agenda budaya tahunan yang memperkuat identitas Bandungan sebagai sentra florikultura.
“Festival ini tidak hanya berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mengangkat nilai ekonomi dan daya saing sektor florikultura Kabupaten Semarang. Saya juga mengapresiasi dukungan Wahid Bandungan Hotel & Resort yang turut berkontribusi dalam pengembangan festival ini,” tandasnya. (*)
Editor: Farah Nazila





