“Hanya sekitar 7 persen dari total lifting minyak dan kondensat yang dilakukan untuk tujuan ekspor. Karena tidak dapat di olah karena ketidaksesuaian karakteristik minyak dengan Kilang Pertamina. Pemanfaatan hasil produksi minyak mentah dan kondensat untuk kilang Domestik. memberikan dampak positif dan multiplier effect bagi perekonomian nasional. membuka lapangan kerja dan meningkatkan aktivitas industri dan transportasi serta meningkatkan nilai tambah. Yang berdampak positif bagi negara dan masyarakat”, terang Kurnia.
Berdasarkan data SKK Migas, optimalisasi proses yang berjalan saat ini telah mampu meningkatkan nilai pengiriman minyak. dan gas bumi yang menjadi bagian negara. Jika tahun 2021 bagian negara dari pengiriman minyak dan gas bumi sekitar USD 10,470 miliar.
Maka di tahun 2022 meningkat sekitar 31 persen menjadi sekitar USD 13,703 miliar. Kenaikan harga komoditas migas menjadi momentum untuk melakukan gebrakan strategis dalam optimalisasi lifting. skema komersialisasi dan percepatan proses bisnis yang akuntabel dan transparan.
Target SKK Migas Tahun 2023
Tahun 2023, SKK Migas terus melanjutkan langkah positif di tahun 2022. serta melakukan terobosan baru bermanfaat bagi negara semakin dioptimalkan.
Kinerja berbagai sektor industri yang terlibat dalam ekosistem hulu-hilir minyak dan gas bumi nasional.
Industri hulu migas mengharapkan dukungan dari Pemerintah dan para pemangku kepentingan terkait untuk memberikan kepastian hukum dengan terbitnya UU Migas yang baru untuk lebih memberikan kepastian investasi bagi investor.
Potensi hulu migas di Indonesia pada era transisi energi ini masih menjanjikan dan menarik minat investor. yang terlihat dari tingginya rencana investasi hulu migas di 2023 yang mencapai US$ 15,5 miliar. Atau meningkat sekitar 26 persen banding realisasi tahun lalu. Serta lebih tinggi dibandingkan peningkatan investasi hulu migas global yang sebesar 6,5 persen.
Sektor hulu migas juga dapat berperan penting dalam pencapaian target net zero emission tahun 2060. antara lain dengan penerapan high technology melalui CCS dan CCUS.





