SEMARANG, beritajateng.tv – SDN Sarirejo Kartini memamerkan hasil pembelajaran siswa selama satu semester ini. Bertajuk Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), kegiatan itu berlangsung selama tiga hari, mulai dari Senin, 16 Desember hingga Rabu, 18 Desember 2024.
Sesuai namanya, Gelar Karya P5 ini merupakan puncak kegiatan pembelajaran selama semester satu dan menampilkan hasil belajar siswa dari berbagai kelas.
Kepala SDN Sarirejo, Alimuddin Aziz, menjelaskan, acara ini menjadi ajang bagi siswa untuk memamerkan hasil pembelajaran mereka selama pembelajaran di ruang kelas. Hasilnya pun beragam, mulai dari produk keterampilan, karya seni, hingga pertunjukan budaya.
BACA JUGA: Gelar Karya, Ratusan Siswa SMAN 11 Semarang Hadirkan Flashmob Tari Kreasi Sendiri
“Kami mengemas kegiatan ini selama tiga hari. Hari pertama untuk fase A yaitu kelas satu dan kelas dua, hari kedua fase B yaitu kelas 3 dan kelas empat, dan hari ketiga fase C yaitu kelas lima dan enam,” ujarnya kepada beritajateng.tv, Rabu, 18 Desember 2024.
Aziz mengatakan, tema Gelar Karya P5 semester ini adalah kearifan lokal Semarang dan Jawa Tengah. Sehingga, karya-karya yang dipajang memuat nilai-nilai kearifan lokal seperti makanan tradisional, obat tradisional jamu, hingga batik.
“Semua karya yang dipamerkan adalah hasil belajar siswa selama semester ini; mulai dari kerajinan tangan hingga seni pertunjukan. Produk-produk ini mereka buat bersama guru kelas masing-masing selama enam bulan,” jelas Aziz.
Tumbuhkan rasa percaya diri siswa
Lebih lanjut, Aziz menyebut jika pihak sekolah juga melibatkan orang tua siswa dalam pengemasan acara sehingga berlangsung lebih semarak. Total, peserta dari Gelar Karya P5 di SDN Sarirejo bisa mencapai 800 orang.
“Kami mengundang bapak dan ibu wali murid untuk membantu mendesain stan, sehingga hasil karya anak-anak terlihat lebih menarik dan berkesan,” tambahnya.
Meski begitu, kata Aziz, Gelar Karya P5 ini tidak hanya berfokus untuk memamerkan karya siswa saja. Akan tetapi, juga memberikan kesempatan bagi siswa untuk tampil di hadapan khalayak.
BACA JUGA: Usung Tema Kearifan Lokal, SMA Negeri 3 Semarang Selenggarakan Gelar Karya P5
Misalnya melalui pertunjukan seni tari dan seni drama. Menurutnya, pertunjukkan seni dapat menjadi momen bagi siswa untuk mengekspresikan diri sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri.
“Kami berharap anak-anak semakin senang belajar dan mencintai budaya Indonesia, khususnya budaya lokal Semarang dan Jawa Tengah. Selain itu, kami ingin mereka berani mengekspresikan hasil karya mereka di depan umum,” tandas Aziz. (*)
Editor: Mu’ammar R. Qadafi





