Jateng

Gelar Sembiz 2026, Wali Kota Semarang Tawarkan 19 Peluang Investasi kepada Dunia Usaha

×

Gelar Sembiz 2026, Wali Kota Semarang Tawarkan 19 Peluang Investasi kepada Dunia Usaha

Sebarkan artikel ini
Gelar Sembiz 2026, Wali Kota Semarang Tawarkan 19 Peluang Investasi kepada Dunia Usaha
Semarang Business Forum (Sembiz) 2026 Kota Semarang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menawarkan 19 peluang pengembangan aset Pemerintah Kota Semarang dan BUMD kepada dunia usaha dalam Semarang Business Forum (Sembiz) 2026 di Suri Ballroom Queen City, Rabu (21/10).

Dari jumlah tersebut, delapan peluang telah memiliki model keuangan dan prastudi, sedangkan 11 lainnya masih berada pada tahap awal.

Peluang investasi tersebut mencakup sejumlah sektor, mulai dari logistik dan distribusi, penyimpanan pangan, ekonomi digital, hingga pariwisata dan rekreasi.

Melalui penawaran ini, Pemerintah Kota Semarang ingin mempertemukan aset yang tersedia dengan modal, teknologi, keahlian, dan jaringan pasar yang investor miliki.

“Kami ingin mempertemukan aset yang tersedia dengan keahlian teknologi, modal, dan jaringan pasar yang dunia usaha miliki,” ujar Agustina.

Sejumlah proyek yang ditawarkan antara lain Urban Consolidation Center Terboyo di Kecamatan Genuk dengan indikasi investasi Rp60–70 miliar. Fasilitas cold storage di Bangetayu sekitar Rp52 miliar. Serta pengembangan pusat data di Tambakharjo dengan indikasi investasi sekitar Rp101 miliar.

Di sektor pariwisata dan rekreasi, peluang pengembangan juga mencakup Semarang Zoo, Taman Lele, Taman Lalu Lintas, serta kawasan HOS Cokroaminoto/Gajah Mada.

Agustina menjelaskan, arah investasi di Kota Semarang disesuaikan dengan karakter wilayah yang berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa.

Posisi Kota Semarang di jalur Pantura dan Tol Trans-Jawa, dan keberadaan Pelabuhan Tanjung Emas, Bandara Ahmad Yani, dan Stasiun Tawang. Menjadi bagian dari jaringan konektivitas yang mendukung pergerakan barang, distribusi produk, serta perluasan pasar.

BACA JUGA: Tawuran Remaja di Semarang Utara Berujung Pembacokan, Polisi Masih Buru Satu Orang 

Menurut Agustina, Kota Semarang memiliki karakter investasi yang berbeda dari sejumlah daerah di sekitarnya yang berkembang sebagai pusat industri manufaktur. Karena itu, peluang usaha juga ia arahkan pada perdagangan, jasa, pariwisata, dan sektor lain yang memanfaatkan keunggulan kota.