SEMARANG, beritajateng.tv – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menghadirkan berbagai promo gratis naik Trans Semarang bagi warganya menjelang perayaan hari jadi kota ke-479 tahun.
Pemkot melalui BLU Trans Semarang resmi menggratiskan layanan transportasi publik Trans Semarang selama lima hari penuh, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-479.
Program ini berlaku mulai 1 hingga 5 Mei 2026 dan dapat seluruh masyarakat nikmati tanpa syarat apa pun.
Tidak hanya armada bus utama atau BRT, layanan ini juga mencakup armada feeder yang menjangkau kawasan permukiman.
Kepala BLU UPTD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi kepada masyarakat sekaligus upaya mendorong penggunaan transportasi umum.
“Pemkot Semarang ingin seluruh lapisan masyarakat merasakan kemeriahan HUT ke-479 melalui kemudahan akses transportasi. Program ini adalah bentuk apresiasi sekaligus ajakan untuk lebih memanfaatkan transportasi publik,” ujar Haris, Kamis, 23 April 2026.
BACA JUGA: Halte Depan Semarang Zoo Berpeluang Diaktifkan Lagi, Trans Semarang Tunggu Kajian
Ia menegaskan, tidak ada persyaratan khusus untuk menikmati layanan ini. Warga tidak perlu menunjukkan KTP Semarang, sehingga wisatawan dari luar daerah juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.
“Tidak ada batasan perjalanan. Penumpang bisa naik dan turun di berbagai koridor selama periode program tanpa dipungut biaya,” tambahnya.
Meski gratis, kualitas layanan tetap menjadi prioritas. Haris memastikan seluruh armada akan tetap beroperasi optimal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode promo.
“Kami tetap mengutamakan kenyamanan dan keamanan. Armada disiapkan maksimal, dan petugas akan siaga di lapangan,” jelasnya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib selama menggunakan layanan gratis ini. Penumpang harapannya menjaga kebersihan dan mengikuti aturan operasional demi kenyamanan bersama.
Program ini harapannya tidak hanya memeriahkan perayaan HUT Kota Semarang. Tetapi juga menjadi momentum perubahan perilaku masyarakat agar lebih terbiasa menggunakan transportasi publik yang ramah lingkungan. (*)




