Program ini juga memiliki layanan pemeriksaan kesehatan lainnya. Termasuk kegiatan skrining terpadu yang berlangsung di sejumlah titik, seperti di kawasan Balai Kota Semarang.
Dinas Kesehatan menambahkan, upaya pencegahan kanker serviks juga melalui vaksinasi bagi pelajar perempuan tingkat SD dan SMP yang telah berjalan dalam dua tahun terakhir.
“Untuk anak-anak, kami lakukan vaksinasi sebagai pencegahan. Sementara untuk perempuan dewasa, kami dorong skrining rutin agar bisa terdeteksi sejak dini,” jelasnya.
Melalui rangkaian layanan kesehatan gratis ini, Pemkot Semarang berharap masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Harapannya masyarakat tidak menunggu sakit. Dengan deteksi dini, penanganan bisa lebih cepat dan risiko bisa ditekan,” pungkasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





