BLORA, beritajateng.tv – Sebuah gudang arsip dan tempat service komputer di lantai tiga Rumah Sakit Umum Permata Kabupaten Blora terbakar pada Rabu, 5 Juni 2024. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik.
Kebakaran di rumah sakit tersebut sempat membuat macet arus lalu lintas di Jalan Reksodiputro Blora. Warga berhamburan keluar rumah untuk menonton.
Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kabarnya sejumlah dokumen penting ludes terbakar.
BACA JUGA: Isak Tangis Mengiringi Keberangkatan Calon Jamaah Haji Asal Blora, Vibes Haru Biru Begitu Kental
Direktur RSUP Permata, dr. Zaenal Mutaqin, mengatakan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, tengah berlangsung rapat di ruang pertemuan lantai dua.
“Saya mendengar suara gemuruh semakin kencang seperti angin. Setelah melihat keluar jendela ada asap dan kobaran api, kami langsung keluar dari gedung dan semua kendaraan yang parkir di lantai bawah dikeluarkan,” jelas dr. Zaenal kepada beritajateng.tv pada Rabu, 5 Juni 2024.
Pihak rumah sakit kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi dan pemadam kebakaran.
Menurut Zaenal, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Namun, lemari penyimpanan yang mana terdapat dokumen berupa arsip ludes terbakar.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Mereka mengerahkan dua mobil damkar dan satu suplai, beserta dua truk tangki suplai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blora.
Kemudian, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih setengah jam.
“Penyebabnya korsleting listrik. Hanya dokumen yang terbakar. Kerugian belum tahu biar kepolisian nanti,” kata Kasi Damkar Satpol-PP Mimin.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui lebih lanjut penyebab dan kerugian akibat kebakaran di Rumah Sakit Umum Permata Kabupaten Blora. (*)
Editor: Farah Nazila





