SEMARANG, beritajateng.tv – Semangat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 terasa kuat di Kota Semarang. Ribuan pelajar, guru, hingga masyarakat memadati rangkaian festival Dinas Pendidikan Kota Semarang.
Tidak hanya menjadi ajang perayaan, kegiatan tersebut juga menjadi simbol komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan dan membangun generasi sehat serta berkarakter.
Berbagai kegiatan edukatif dan olahraga digelar meriah dalam festival tersebut. Mulai dari lomba lari untuk siswa sekolah dasar, senam anak sehat, hingga aktivitas yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Dr H Mohammad Ahsan, mengatakan festival Hardiknas tahun ini sengaja berkonsep tidak hanya seremonial. Tetapi juga mampu membangun semangat hidup sehat dan karakter positif bagi peserta didik.
“Festival Hardiknas ini kami isi dengan berbagai kegiatan edukatif dan olahraga. Ada lomba lari siswa SD, senam anak sehat, dan kegiatan lain yang melibatkan pelajar dari berbagai jenjang,” ujar Ahsan.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berbicara soal akademik di ruang kelas, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter, kesehatan fisik, hingga penguatan mental anak-anak.
BACA JUGA: Disdik Kota Semarang Pastikan SPMB 2026 Transparan, Tidak Ada Jalur Titipan
“Ini bukan sekadar perayaan, tetapi bagian dari upaya membentuk anak-anak yang sehat, aktif, dan memiliki karakter yang baik,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Ahsan juga menegaskan komitmen Dinas Pendidikan Kota Semarang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satu mitra strategis yang selama ini mendampingi adalah Tanoto Foundation.
Ia menyebut, kerja sama antara Disdik Kota Semarang dan Tanoto Foundation telah berlangsung selama beberapa tahun dan memberikan kontribusi besar terhadap pengembangan mutu pendidikan di Kota Atlas.
“Kami bersama Tanoto Foundation terus berkolaborasi untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Semarang. Tanoto Foundation sudah sekian tahun menjadi mitra pembangunan yang setia mendampingi kami,” jelasnya.
Ahsan menilai peningkatan kualitas pendidikan tidak bisa dilakukan pemerintah secara sendiri. Karena itu, keterlibatan berbagai elemen, termasuk lembaga mitra, media, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung kemajuan pendidikan.
“Kami harus memiliki mitra kolaborasi, baik dengan mitra pembangunan, media maupun masyarakat. Itu penting supaya upaya meningkatkan pendidikan bisa lebih mudah dan lebih maksimal,” lanjutnya.
Kerja sama dengan Tanoto Foundation pun tentunya masih akan berlanjut dalam lima tahun ke depan.
Kolaborasi tersebut di arahkan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, pengembangan sumber daya manusia, hingga peningkatan kompetensi pendidikan di sekolah-sekolah Kota Semarang.
Di sisi lain, antusiasme para siswa terlihat sepanjang acara berlangsung. Mereka tampak bersemangat mengikuti berbagai kegiatan, sementara para guru dan orang tua turut memberikan dukungan penuh.
Melalui momentum Hardiknas 2026, Pemerintah Kota Semarang berharap semangat kolaborasi dalam dunia pendidikan semakin kuat. Sehingga mampu melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)





