Selain komoditas pangan, Nurkholis menjelaskan untuk komoditas gas dan BBM pihaknya melakukan kerjasama dengan Pertamina dan BP Migas. Untuk gas elpiji Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sendiri mengakui ada peningkatan kebutuhan namun untuk pasokannya saat ini masih aman. Sementara untuk BBM, Kota Semarang menjadi jalur tengah perlintasan mudik dari barat ke timur dan sebaliknya, pasokannya dipastikan aman meski diprediksi akan mengalami peningkatan.
“Prediksi dari pertamina ada peningkatan sampai 20 persen dan itu sudah kita koordinasikan dengan BP Migas dan Pertamina,” tandasnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





