SEMARANG, beritajateng.tv – Harga emas di Pegadaian pada Minggu (4/1/2026) tercatat mengalami penurunan. Dua produk emas batangan utama, yaitu Galeri 24 dan UBS, sama-sama melemah dari pada harga sebelumnya.
Meski emas berperan sebagai safe haven, tetapi harganya tetap berfluktuasi mengikuti kondisi pasar. Nilai emas bisa berubah mengikuti dinamika ekonomi global serta kondisi pasar internasional yang terus berkembang.
Oleh karena itu, investor perlu mencermati berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan harga emas dari waktu ke waktu.
Faktor Global Dorong Perubahan Harga Emas
Sejumlah faktor global turut mempengaruhi pergerakan harga emas. Mulai dari kebijakan ekonomi negara besar, kondisi geopolitik dunia, hingga fluktuasi nilai tukar dolar Amerika Serikat.
Selain itu, tingkat permintaan pasar juga memainkan peran penting. Ketika minat beli melemah, harga emas cenderung mengalami koreksi.
Berdasarkan informasi dari laman resmi Pegadaian, pembaruan harga emas muncul pada Minggu pagi pukul 06.30 WIB dan menunjukkan tren penurunan.
Harga Emas Galeri 24 dan UBS Sama-Sama Melemah
Emas Galeri 24 mengalami penurunan harga sebesar Rp15.000. Saat ini, harga per gram berada di level Rp2.522.000, turun dari posisi sebelumnya yang mencapai Rp2.537.000.
Sementara itu, emas UBS juga mengalami penurunan sebesar Rp8.000. Harga emas UBS turun dari Rp2.567.000 menjadi Rp2.559.000 per gram.
Penurunan harga ini berlaku untuk seluruh varian berat, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram.







