Ekbis

Harga Kedelai Meroket, Pengrajin Tahu Semarang Bertahan Tanpa Naikkan Harga: Ukuran Kami Perkecil

×

Harga Kedelai Meroket, Pengrajin Tahu Semarang Bertahan Tanpa Naikkan Harga: Ukuran Kami Perkecil

Sebarkan artikel ini
Kedelai Tahu
Suasana para pengrajin tahu "Eco" saat produksi di Jalan Tandang Raya, Kota Semarang, Kamis, 9 April 2026. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Dampak dari kenaikan tersebut juga terlihat pada penurunan produksi. Sebelum harga melonjak, Joko mengaku mampu mengolah hingga 900 kuintal hingga 1 ton kedelai per hari. Kini, produksinya turun menjadi sekitar 600 hingga 700 kuintal per hari. “Omset juga ikut turun karena produksi berkurang,” katanya.

Ia menyebut, kenaikan harga bahan baku seperti ini bukan pertama kali terjadi, terutama karena ketergantungan pada impor. Namun, lonjakan kali ini dirasakan cukup signifikan dan berlangsung dalam waktu relatif lama.

“Kenaikan seperti ini sering terjadi, apalagi karena kita tergantung impor. Tapi sekarang ini cukup terasa dampaknya,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp