SEMARANG, beritajateng.tv – Persaingan pasar kendaraan listrik di Jawa Tengah semakin ramai. Leapmotor ikut membidik pasar tersebut dengan membawa dua SUV listrik, B10 dan C10, ke GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2026.
Pameran otomotif tersebut berlangsung pada 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Muladi Dome Undip, Semarang. Kehadiran Leapmotor menjadi langkah lanjutan setelah merek kendaraan listrik tersebut melakukan debut di GIIAS Jakarta pada Juli 2026.
CEO PT Indomobil National Distributor, Tan Kim Piauw, mengatakan Jawa Tengah menjadi wilayah penting dalam pengembangan pasar kendaraan listrik. Karena itu, Leapmotor ingin memperkenalkan produknya secara langsung kepada masyarakat di wilayah tersebut.
“Kehadiran Leapmotor di GIIAS Semarang merupakan bagian dari langkah kami untuk memperluas jangkauan brand di Indonesia sekaligus memperkenalkan lebih dekat intelligent electric vehicle kepada masyarakat Jawa Tengah,” ujar Tan Kim Piauw.
BACA JUGA: Astra Financial Bawa Banyak Promo ke GIIAS Semarang, Ada Cashback dan Pembiayaan Mobil 2,99 Persen
Menurut dia, Leapmotor tidak hanya mengandalkan teknologi kendaraan listrik. Perusahaan juga membawa pendekatan engineering global serta fitur yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang intuitif dan nyaman.
Dua SUV Jadi Senjata Leapmotor
Di GIIAS Semarang 2026, Leapmotor menempatkan B10 dan C10 sebagai produk utama. Keduanya menyasar kebutuhan berbeda, mulai dari konsumen yang mencari SUV listrik berkarakter dinamis hingga keluarga yang membutuhkan kabin lapang.
B10 diposisikan sebagai compact SUV generasi baru. Mobil ini mengandalkan desain progresif serta teknologi Cell-to-Chassis (CTC) yang mengintegrasikan baterai dengan struktur sasis.
Teknologi tersebut diklaim membantu menciptakan ruang kabin yang lebih lapang sekaligus mendukung efisiensi kendaraan. B10 juga memiliki panoramic sunroof berukuran 1,8 meter persegi dan 16 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Di dalam kabin, Leapmotor membekali B10 dengan Persona Dashboard. Konsep tersebut memberikan fleksibilitas kepada pengguna untuk menyesuaikan ruang kabin dengan kebutuhan dan preferensi mereka.
Sementara itu, C10 menyasar segmen SUV yang mengutamakan kenyamanan keluarga. Model ini memiliki kabin luas dengan sejumlah fitur seperti panoramic sunroof 2,1 meter persegi, electric tailgate, NFC Card Ready, serta heated and ventilated front seats.
C10 menggunakan sistem penggerak roda belakang atau rear-wheel drive (RWD). Mobil ini dibekali baterai 69,9 kWh, tenaga maksimum 165 kW, torsi 360 Nm, serta jarak tempuh hingga 503 kilometer.
Leapmotor juga menyematkan teknologi Cell-to-Chassis pada C10. Struktur sasisnya memiliki kekakuan torsional hingga 42.500 Nm/degree.
Pengembangan sasis C10 turut melibatkan tim engineering Stellantis di Balocco, Italia. Model tersebut juga telah memperoleh rating keselamatan Euro NCAP 5-Star.
Teknologi Jadi Modal Utama
Brand Head Leapmotor Indonesia, Samuel Christian Wowor, mengatakan teknologi menjadi salah satu fondasi utama Leapmotor dalam mengembangkan kendaraan listrik.
Perusahaan mengembangkan sebagian besar teknologi intinya secara internal. Leapmotor menyebut lebih dari 65 persen komponen utama kendaraan berasal dari riset dan manufaktur internal.
Komponen tersebut mencakup arsitektur kendaraan listrik, sistem elektronik, baterai, electric drive system, smart cockpit, hingga sistem bantuan pengemudi.
“Leapmotor hadir di atas fondasi intelligent technology yang terintegrasi. Mulai dari arsitektur kendaraan listrik, sistem baterai Cell-to-Chassis, smart cockpit, hingga sistem keselamatan yang pengembangannya secara mandiri,” kata Samuel.
Leapmotor didirikan pada 2015 di Hangzhou, China. Perusahaan mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan kendaraan listrik berbasis teknologi pintar.
Hingga Agustus 2026, Leapmotor mencatat pengiriman lebih dari 1,6 juta kendaraan secara global. Pada bulan yang sama, perusahaan membukukan 103.129 pengiriman kendaraan secara global.
Harga B10 dan C10 di GIIAS Semarang
Leapmotor juga menawarkan harga khusus selama GIIAS Semarang 2026. B10 dipasarkan dengan harga Rp507 juta, sedangkan C10 dibanderol Rp626 juta.
Setiap pembelian kendaraan juga mendapatkan Wall Charger Zeeda Guardian Series AC Charger dengan kapasitas maksimal 7,7 kW.
Leapmotor turut menawarkan program Lifetime Battery Warranty sebagai bagian dari layanan purnajual kendaraan listrik.
Selain melihat produk, pengunjung GIIAS Semarang dapat mengikuti sesi test drive B10 dan C10. Kesempatan tersebut memungkinkan calon konsumen mencoba langsung karakter berkendara kedua SUV listrik tersebut.
Dealer Semarang Perkuat Ekspansi
Ekspansi Leapmotor di Jawa Tengah tidak berhenti di arena pameran. Merek tersebut telah menyiapkan dealer resmi di Kota Semarang untuk mendekatkan layanan kepada konsumen.
Dealer Leapmotor Semarang berada di Jalan Setia Budi No. 144, Sumurboto, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.
Kehadiran dealer menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik. Konsumen tidak hanya membutuhkan akses untuk membeli kendaraan, tetapi juga layanan purnajual dan perawatan setelah kendaraan terpakai.
“Kami ingin semakin banyak masyarakat dapat mengenal dan merasakan langsung kendaraan listrik Leapmotor yang menggabungkan inovasi teknologi, standar engineering global, serta pengalaman berkendara yang intuitif, aman, dan nyaman,” ujarnya. (*)





