SEMARANG, beritajateng.tv – Setelah 10 tahun berseragam Mahesa Jenar penyerang bernomor punggung 22 yaitu Hari Nur Yulianto harus berpisah hari ini dari tim PSIS Semarang.
Hari Nur Yulianto merupakan seorang pemain sepak bola profesional Indonesia dari PSIS Semarang. Pria kelahiran Kendal 31 Juli 1989 mulai hari ini hengkang.
Hari berposisi sebagai penyerang dalam yang bergabung dengan PSIS Semarang sejak tahun 2013.
Ia selalu mengenakan nomor punggung 22. Banyak menorehkan prestasi bersama PSIS Semarang, seperti menjadi top score dengan 69 gol dari semua ajang kompetisi.
Hari Nur Yulianto adalah striker dengan gol terbanyak sepanjang masa PSIS Semarang yang memiliki jasa luar biasa untuk klub.
“PSIS dan Hari Nur harus berpisah hari ini. Kami keluarga besar PSIS Semarang mengucapkan banyak terima kasih, sampai berjumpa lagi. Untuk Hari Nur yang telah mengabdi bersama PSIS selama 10 tahun terakhir,” tutur CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Menurut Yoyok Sukawi, Hari Nur Yulianto mempunyai momen sejarah yang tak pernah terlupakan oleh masyarakat kota Semarang. Saat membawa PSIS maju ke Liga 1 dari Liga 2.
Saat itu pemain bernomor punggung 22 ini mencatatkan hattrick ke gawang Martapura FC pada saat perebutan juara ketiga Liga 2 tahun 2017.
Tak hanya itu saja, saat bertanding Liga 1, Hari Nur Yulianto juga mencatatkan 10 goal pada tahun 2018. Tak berhenti, pada tahun 2019 Hari Nur berhasil menorehkan 6 goal pada kompetisi Liga 1.
Dan di tahun 2020 ketika pandemi mencatatkan satu goal. Selanjutnya di musim 2021/2022 mencatatkan 3 goal. Serta di musim terakhirnya pemain asal Kendal ini berhasil mencetak lima goal.
Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS Semarang mewakili manajemen mengucapkan terima kasih atas perjuangan Hari Nur bersama PSIS. Dia berharap Hari Nur terus sukses dalam dunia sepak bola Indonesia bahkan bisa ke Internasional.
“PSIS adalah rumah bagi Hari Nur Yulianto dan kapan pun ia kembali, baik sebagai pelatih atau sebagai manajemen profesional pintu PSIS selalu terbuka. Sekali lagi, terima kasih banyak Hari Nur Yulianto. Namamu akan selalu menjadi bagian dari sejarah klub PSIS Semarang ini,” tambahnya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





