SEMARANG, beritajateng.tv- Timnas Indonesia U17 menunjukkan performa yang cukup menjanjikan meski harus mengakui keunggulan Paraguay dengan skor tipis 1-2 dalam laga uji coba internasional yang berlangsung pada Sabtu malam.
Para pemain muda Garuda Muda memulai laga dengan percaya diri dan langsung berusaha menguasai pertandingan.
Pelatih Bima Sakti menurunkan formasi ofensif dengan menempatkan tiga penyerang di lini depan.
Strategi ini terbukti efektif pada menit-menit awal ketika Indonesia mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya melalui kombinasi umpan cepat dari sektor sayap.
Namun, solidnya pertahanan Paraguay membuat usaha tersebut belum berbuah gol.
Paraguay Manfaatkan Peluang dengan Efisien
Memasuki pertengahan babak pertama, Paraguay mulai meningkatkan tempo permainan.
Tim asal Amerika Selatan itu memanfaatkan keunggulan fisik dan pengalaman untuk menekan lini belakang Indonesia.
BACA JUGA: Menunggu Kebangkitan Garuda, Ini Kriteria Ideal Pelatih Baru untuk Timnas Indonesia
Hasilnya, pada menit ke-28, Paraguay berhasil membuka keunggulan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Indonesia.
Meskipun tertinggal, Garuda Muda tidak kehilangan fokus. Mereka terus mencoba menekan melalui skema serangan balik cepat.
Namun, di babak kedua, Paraguay kembali memperlebar keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini belakang Indonesia.
Gol tersebut sempat membuat para pemain Indonesia kehilangan ritme permainan untuk sesaat.
Gol Hiburan dan Pelajaran Berharga
Menjelang akhir pertandingan, semangat pantang menyerah para pemain Indonesia akhirnya membuahkan hasil.
Pada menit ke-83, striker muda Indonesia berhasil mencetak gol melalui skema umpan terobosan yang rapi.
BACA JUGA: Langkah Gemilang Fajar/Fikri Antar Indonesia ke Semifinal French Open 2025
Gol tersebut menjadi bukti bahwa Garuda Muda tetap memiliki daya juang tinggi hingga peluit akhir berbunyi.
Walau harus menelan kekalahan tipis 1-2, performa Timnas U17 Indonesia patut diapresiasi.
Pertandingan ini menjadi ajang pembelajaran penting untuk memperbaiki koordinasi lini pertahanan dan penyelesaian akhir.





