PADANG, beritajateng.tv – Sebuah video menunjukkan anak yang tewas karena tertimpa dinding di Padang, membuat heboh di jagat maya. Kabarnya, anak tewas tertimpa dinding yang roboh karena kelakuan siswa SMP di Padang.
Anak tersebut bernama Gian yang meninggal dunia saat mengambil wudhu di Masjid Raya Lubuk Minturun, Kota Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Adapun beton yang menimpa sang bocah malang tersebut roboh karena siswa SMP yang menabrakkan motornya secara ugal-ugalan.
Kabar mengenaskan ini diunggah dari sebuah video CCTV dari akun Instagram @memomedsos pada Selasa, 19 September 2023.
Hingga kini, video tersebut mendapat atensi cukup besar netizen sosial media, yakni mendapat likes sebanyak 4 ribu lebih serta komentar lebih dari 700 pengguna Instagram.
BACA JUGA:Lima Korban Tewas dalam Empat Insiden, Semalam Rentetan Kecelakaan Maut Terjadi di Semarang
Adapun judul dari video yang menunjukkan kejadian itu berbunyi: “Bocah di Padang Meninggal Tertimpa Pagar Masjid yang Roboh Tertabrak Motor Pelajar SMP.”
Lantas, bagaimana kronologi peristiwa tersebut?
Kronologi Kejadian Anak Tewas
Seperti yang beritajateng.tv pantau dari video CCTV yang tersebar, tampak korban wudhu bersama temannya. Ia tampak menggunakan baju putih dan peci hitam.
Kemudian, tak lama dari situ muncul sejumlah siswa berseragam putih dan biru mengendarai sepeda motor.
Siswa-siswa SMP dengan dua buah sepeda motor tersebut berkumpul di parkiran. Di mana, posisi parkiran berada lebih tinggi dari tempat wudu, dan dibatasi tembok beton.
Tiba-tiba saja, seorang siswa membawa motornya melaju ke depan dengan posisi ban depannya terangkat. Lajunya pun terlihat cepat.
Seolah hilang kendali, meluncur berkecepatan tinggi ke depan dengan posisi ‘standing’ freestyle.
Ban motor depan yang terangkat itu menghantam dinding beton pembatas dengan keras. Lalu, beton tersebut roboh meimpa korban yang sedang wudhu. Peristiwa tersebut kabarnya terjadi pada Senin, 18 September 2023 pukul 15.00 WIB.
BACA JUGA:Terungkap Nama S dan K di Surat Wasiat Ibu dan Anak yang Tewas Secara Misterius di Depok
Adapun kejadian tragis ini juga sudah Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Padang Iptu Arisman konfirmasi.
Atas kejadian tersebut, korban bernama Gian meninggal dunia akibat pendarahan besar di bagian kepala.
Hal ini merupakan kejadian tragis yang perlu menjadi menjadi pembelajaran bagi kita. Penggunaan sepeda motor oleh anak usia SMP perlu menjadi perhatian.
Menjadi catatan bagi orang tua untuk tidak membiarkan anak di bawah umur menggunakan sepeda motor. Hal ini perlu dilakukan demi menghindari kejadian serupa.(*)





