Jateng

HUT ke-81 RI, Ahmad Luthfi: 3 Juta Warga Jateng Mentas dari Kemiskinan, Investasi Serap 253 Ribu Tenaga Kerja

×

HUT ke-81 RI, Ahmad Luthfi: 3 Juta Warga Jateng Mentas dari Kemiskinan, Investasi Serap 253 Ribu Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, usai menghadiri upacara HUT RI ke-81 dan Pengibaran Bendera Sang Merah Putih tingkat Provinsi Jawa Tengah di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Senin, 17 Agustus 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

“Kemudian realisasi investasi di semester satu juga mencapai Rp58 triliun, dengan serapan tenaga kerja hampir 253.000 orang,” tuturnya.

Di sisi lain, Luthfi juga menyampaikan capaian Jawa Tengah dalam menekan angka kemiskinan. Tingkat kemiskinan Jawa Tengah turun dari 9,58 persen menjadi 9,21 persen.

“Selain itu, angka kemiskinan juga tereduksi dari 9,58 persen turun menjadi 9,21 persen,” kata Luthfi.

Ia menyebut penurunan tersebut menunjukkan adanya masyarakat yang berhasil keluar dari kondisi kemiskinan.

BACA JUGA: Sambut HUT ke-81 RI, Polsek Ngawen Bagikan Bendera Merah Putih ke Warga Blora

“Hampir 3,37 juta masyarakat kita berhasil kita entaskan agar terbebas dari kemiskinan,” ujarnya.

Namun, Luthfi menegaskan pembangunan tidak boleh berhenti pada capaian angka. Menurutnya, pemerintah masih memiliki pekerjaan untuk memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terus berlanjut.

“Ini bukan sekadar berbicara soal angka, tetapi yang paling penting ke depan kita harus mempunyai semangat kolaboratif,” jelasnya.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah untuk memperkuat kolaborasi dalam pembangunan. Dengan semangat kemerdekaan, kata Luthfi, pemerintah, masyarakat dan berbagai elemen lainnya perlu bahu-membahu agar kesejahteraan dapat ԁirasakan secara lebih luas.

“Dengan mendasari semangat kemerdekaan, harus ada persatuan dari seluruh elemen masyarakat Jawa Tengah untuk bahu-membahu sehingga masyarakat bisa sejahtera, baik itu di level pemerintahan maupun elemen masyarakat lainnya,” tuturnya.

Luthfi mengatakan sejumlah program pelayanan masyarakat di bawah naungan Pemprov Jawa Tengah akan terus ԁilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan. Salah satunya program Speling atau Spesialis Keliling yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

BACA JUGA: Pesan HUT RI ke-81, Ketua DPRD Jateng Sumanto: Kemerdekaan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan prioritas pemerintah pusat dan hingga kini hampir 10 juta masyarakat Jawa Tengah telah mendapatkan layanan kesehatan gratis.