Jateng

Imbas Aktivitas Tambang, Kerusakan Pegunungan Kendeng Dinilai Sudah di Ambang Bencana

×

Imbas Aktivitas Tambang, Kerusakan Pegunungan Kendeng Dinilai Sudah di Ambang Bencana

Sebarkan artikel ini
Pegunungan Kendeng
Joko Priyanto, petani Kendeng yang menolak pabrik semen saat ditemui di Gedung Balai Bahasa Semeru Kota Semarang, Kamis, 18 Desember 2025. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

Joko mendesak pemerintah segera menghentikan seluruh aktivitas penambangan di Pegunungan Kendeng. Ia juga meminta adanya reklamasi dan penanaman kembali untuk memulihkan kerusakan lingkungan yang telah terjadi.

“Seharusnya hentikan semua proses penambangan. Lakukan reboisasi dan pemulihan lingkungan,” tegasnya.

BACA JUGA: Pengamat Ekologi Undip Ungkap Bobroknya AMDAL Pegunungan Kendeng Jawa Tengah: Itu Bullshit

Ia juga menyoroti penerbitan izin tambang di kawasan yang menurutnya peruntukannya bukan untuk aktivitas pertambangan. Joko menilai hal tersebut sebagai bentuk lemahnya keberpihakan negara terhadap perlindungan lingkungan hidup.

“Ini kawasan yang seharusnya dilindungi, tapi justru dikeluarkan izin tambang. Ini kan aneh,” ujarnya.

Terkait pemanggilan aktivis penolak tambang Kang Gunretno oleh Polda Jawa Tengah, Joko mengaku ia sendiri juga masih berstatus tersangka sejak 2017 atas tuduhan menghalangi aktivitas pertambangan. Meski demikian, ia menegaskan tidak akan berhenti menyuarakan penolakan.

“Kami tidak akan berhenti. Dari 2010 sampai sekarang, tidak ada keberpihakan negara terhadap pelestarian lingkungan dan suara masyarakat,” pungkasnya. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp