“Kami memang masih menahan diri untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja, tapi memang situasi dan kondisinya sudah seperti ini,” jelasnya.
Kiat lain yang ia lakukan saat ini yakni menunda pembaruan armada bus.
“Jika dihitung-hitung dengan order yang sepi juga tidak efektif bagi kami,” pungkasnya. (*).
Editor: Andi Naga Wulan.





