Gaya HidupHeadlineNews UpdatePolitik

Indonesia Kita Bawa Pesan Politik di Pentas ‘Orang-orang Berbahaya’ Kota Semarang

×

Indonesia Kita Bawa Pesan Politik di Pentas ‘Orang-orang Berbahaya’ Kota Semarang

Sebarkan artikel ini
Pementasan 'Orang-orang Berbahaya' oleh Komunitas Indonesia Kita di Padma Hotel Ballroom Semarang, Kamis (16/2/2023). (Wahyu - beritajateng.tv)

SEMARANG, 17/2 (beritajateng.tv) – Pertunjukkan ‘Orang-orang Berbahaya’ ke-38 di Kota Semarang, Kamis (16/2/2023) malam sukses membuat warga Jawa Tengah terpingkal-pingkal.

Cerita dua detektif yang membongkar teka-teki di rumah sakit jiwa, berhasil menyegarkan suasana menuju tahun politik 2024.

Adalah Butet Kartaredjasa, pendiri Indonesia Kita, dan Agus Noor sebagai Direktur Kreatif, kompak menyuguhkan polesan isu-isu politik hingga pandemi dengan ringan, penuh kejenakaan.

Banyak pesan yang ingin disampaikan pada para penonton di tahun-tahun jelang Pemilu 2024, agar masyarakat selektif untuk benar-benar memilih pemimpin yang layak. Butet bersama Agus Noor juga terinspirasi banyaknya kasus-kasus yang belum terpecahkan di Indonesia. Hal tersebut yang menyentuh rasa kemanusiaannya.

“Ini tahun politik, kami menciptakan kesejukan, melihat Indonesia dari perspektif kejenakaan, karena tema-tema yang diangkat melalui program Indonesia Kita ini sampai hari ini ke-38, semangatnya itu semangat untuk merayakan keberagaman,” kata Butet ditemui usai pementasan di Padma Hotel Ballroom, Kamis (16/2/2023).

Pertunjukkan ini diinisiasi Butet dan Agus Noor sejak 2022. Penonton diajak menyaksikan cerita soal dua orang detektif yang menyelidiki suatu kasus pembunuhan. Di balik cerita dua detektif, Butet membalut pesan-pesan politik dengan asyik dan menggelitik.

Penonton juga bisa menyaksikan bahwa penguasa di masa lalu masih memiliki kekuasaan hingga sekarang, mulai dari hakim hingga pensiunan polisi. Penyelidikan dua detektif akan memecahkan teka-teki pandemi kegilaan yang menjangkit banyak orang.

“Supaya tahun politik itu bukan tahun yang panas, bukan tahun yang mendidih. Tetapi tahun yang membawa kita di dalam kegembiraan. Itu semangat yang ingin dihadirkan,” katanya.

Butet pun puas memilih Kota Semarang sebagai tempat pertunjukkan ke-38 ‘Orang-Orang Berbahaya’. Menurutnya, antusiasme dan energinya terasa.

“Sangat memuaskan, saya sangat senang dengan energi yang diberikan para penonton yang dilimpahkan ke atas panggung, sangat responsif. Dan saya percaya penonton Semarang, Jawa Tengah, punya kecerdasan menangkap simbol-simbol yang disampaikan,” tegasnya.

Sebagai informasi, ‘Orang-orang Berbahaya’ adalah lakon yang diproduksi oleh Kayan Production, ditulis dan disutradarai oleh Agus Noor. Sementara Butet bermain bersama para seniman seni pertunjukan. Di antaranya, Cak Lontong, Akbar, Marwoto, Inaya Wahid, Susilo Nugroho, Sri ‘Encik’ Krishna, hingga Yu Ningsih.

Pementasan ini menyajikan cerita detektif yang diberi sentuhan kritik sosial dan politik bertema ‘Orang-Orang Berbahaya’. Pentas teater ini digelar untuk menyambut tahun politik 2024 mendatang. (*)

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp