SOLO, beritajateng.tv – Bank Jateng Syariah kembali menunjukkan perannya sebagai mitra strategis masyarakat melalui kolaborasi inovatif bersama Perumda Toya Wening (PDAM) Kota Solo. Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Kamis, 22 Januari 2026, kedua belah pihak resmi meluncurkan program pembiayaan syariah untuk pemasangan sambungan rumah (SR) baru.
Inovasi ini memungkinkan calon pelanggan PDAM Solo untuk mencicil biaya pasang baru sebesar Rp1.625.000 dengan jangka waktu lebih dari satu tahun. Langkah ini sebagai solusi nyata, mengingat sebelumnya biaya tersebut harus lunas secara tunai di muka sebelum jaringan pipa terpasang di rumah pelanggan.
Direktur Utama PDAM Solo, Agustan, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian Bank Jateng Syariah dalam merespons kebutuhan warga.
“Ini inovasi yang cukup baik dari Bank Jateng Syariah, karena tanpa jaminan. Biasanya kalau pinjaman kan harus ada jaminan dan lain sebagainya,” ujar Agustan.
BACA JUGA: GCG Bank Jateng Raih Predikat Excellent di Indonesia GCG 2026
Ia menambahkan bahwa program ini adalah bentuk pengabdian di hari jadi perusahaan.
“HUT ke-50 ini bukan sekadar seremonial, tapi momentum untuk memberikan solusi nyata bagi masyarakat. Ini adalah kado emas kami untuk warga Solo,” tambahnya.
Program Bank Jateng Syariah
Program ini menawarkan keunggulan utama berupa skema pembiayaan yang sepenuhnya berbasis prinsip syariah, sehingga menjamin transparansi dan keadilan bagi nasabah.
Masyarakat mendapatkan kemudahan luar biasa karena fasilitas ini diberikan tanpa memerlukan jaminan atau agunan tambahan. Proses pembayarannya pun sangat praktis. Cicilan bulanan akan langsung terintegrasi ke dalam tagihan penggunaan air rutin pelanggan.
Kepala Divisi Syariah Bank Jateng, Slamet Sulistiono, menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memperluas akses kesehatan masyarakat melalui air bersih.
“Jadi, masyarakat tidak mengkonsumsi air yang mungkin kurang sehat dari sisi higienitas. Selain itu, memudahkan pemerintah untuk memberikan kesejahteraan yang optimal buat masyarakat,” jelas Slamet.





