BLORA, 14/2 (beritajateng.tv) – Sejumlah petani di Kabupaten Blora, Jawa Tengah saat ini memasuki musim panen, Ironisnya harga gabah dikalangan petani masih tergolong rendah.
Pantauan dilapangan, harga beras di pasaran cenderung tinggi, hal ini dikeluhkan oleh para petani di Kabupaten Blora.
Sujak, salah satu petani di desa Kamolan ini mengaku harga jual gabah saat ini hanya berkisar lima ribu rupiah, meski lebih baik dibanding tahun lalu namun harga tersebut dinilai masih rendah.
“Mestinya bisa diangka tujuh ribu rupiah, karena kualitas padi tahun ini cukup baik. Tidak ada serangan hama,” jelas Sujak saat ditemui awak media, Senin (13/2/2023).
Menurutnya, rendahnya harga jual gabah membuat petani mengaku merugi. Pasalnya harga jual gabah tidak sebanding dengan biaya mengolah sawah.
Ia berharap agar Pemerintah bisa memperhatikan nasib para petani. Karena hal semacam ini selalu terjadi disetiap musim panen raya. (*)
Editor: Elly Amaliyah





