Kendala lainnya, sambung dia, beberapa aksesoris yang digunakan merupakan barang impor yang masih perlu menunggu. Sehingga, beberapa pekerjaan belum bisa diselesaikan 100 persen.
Direksi Lapangan Kementerian PUPR, Radityo Rimukti menambahkan, pembangunan jaringan pipa SPAM Semarang Barat merupakan proyek strategis nasional yang tertuang dalam Perpres Nomor 109 Tahun 2022.
Proyek ini menelan anggaran Rp 208 miliar.
Pihaknya meminta dukungan Pemkot Semarang mendukung kelancaran proyek SPAM Semarang Barat. Pihaknya juga berkomitmen akan mengembalikan kondisi jalan seperti semula.
“Mohon maaf bila dalam masa pelaksanaan pipa banyak keluhan dari masyarakat. Kami mohon sabar,” ungkapnya. (Ak/El)





