“Di pertandingan pertama, beberapa pemain masih terlihat grogi. Spike sering kurang sempurna. Tapi kami berharap kemenangan ini menjadi pemicu untuk membangun kekompakan tim. Apalagi tim ini baru terbentuk dua bulan lalu. Dengan komposisi pemain yang lebih seimbang dibandingkan tahun lalu, kami percaya diri bisa bersaing di Proliga 2025,” ungkap Agus.
Pemain asal Tiongkok, Liu Yanhan, juga mengungkapkan rasa puasnya terhadap performa tim. “Kami memulai pertandingan dengan cukup baik, terutama di set pertama yang berjalan cukup mudah meski ini laga perdana. Namun, kami masih harus terus meningkatkan performa dan menemukan ritme permainan kami,” ujarnya.
Dengan kemenangan ini, Jakarta Livin Mandiri menunjukkan potensi besar untuk menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di Proliga 2025. Sementara itu, Pertamina Enduro masih harus berjuang memperbaiki performa sambil menunggu pulihnya pemain-pemain andalan mereka. (*)
Editor: Elly Amaliyah





