Ia mengajak peserta tidak hanya menikmati rute wisata, tetapi juga mengunjungi destinasi lain dan berbelanja produk lokal selama berada di Semarang.
“Kami berharap Bapak dan Ibu peserta JONS bisa menikmati Kota Semarang, mengunjungi destinasi wisatanya, dan mampir berbelanja di UMKM kami. Para pelaku usaha ini adalah bagian penting dari denyut ekonomi warga,” kata Agustina.
Menurutnya, keterlibatan komunitas dalam agenda pariwisata dapat mempertemukan pelestarian budaya dengan kepentingan ekonomi masyarakat. Pengunjung yang datang berpeluang menjadi pelanggan bagi usaha kuliner, suvenir, hingga layanan wisata lokal.
Pemerintah Kota Semarang berharap kolaborasi komunitas, pelaku UMKM, dan masyarakat dapat terus di kembangkan melalui kegiatan serupa. Dengan begitu, warisan budaya tidak hanya terjaga, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang dirasakan warga.
“Kita ingin kegiatan pariwisata seperti ini terus memberi manfaat yang makin luas bagi warga,” pungkas Agustina. (*)





