Pariwisata

Jasirah Race 2025 Catatkan Rekor MURI Perjalanan Wisata Sejarah Rute Terpanjang 579 KM

×

Jasirah Race 2025 Catatkan Rekor MURI Perjalanan Wisata Sejarah Rute Terpanjang 579 KM

Sebarkan artikel ini
Jasirah Race 2025 Catatkan Rekor MURI Perjalan Wisata Sejarah Rute Terpanjang 579 KM
Kepala Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra menerima penghargaan Rekor MURI sebagai pemrakarsa wisata sejarah Jasirah Race 2025 di Magelang. (Ellya/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Sebanyak 20 tim peserta mengikuti Jejak Wisata Sejarah (Jasirah) Race 2025 dan berhasil mencatatkan rekor MURI sebagai Pemrakarsa Perjalanan Wisata Kereta Api dengan Rute Terpanjang menempuh 579 km.

Selama tiga hari mereka berkeliling lima kota di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Mereka menjadi duta Jawa Tengah terkait wisata sejarah, kuliner, dan UMKM, serta konektivitas wilayah menggunakan kereta api dan transportasi lainnya.

Lima kota yang peserta datangi untuk menuntaskan tantangan itu adalah Semarang, Tegal, Purwokerto, Solo, dan Yogyakarta.

BACA JUGA: Perputaran Uang di Rupiah Borobudur Playon Tembus Rp 5 Miliar

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra mengatakan, event Jasirah Race 2025 bertema “Jawa Berkalung Besi”.

Ia menyebut, sebagaimana ramalan Joyoboyo bahwa suatu saat Jawa akan “kalungan wesi”.

“Dan itu terbukti bahwa Pulau Jawa satu-satunya di Indonesia yang memiliki rel kereta api melingkar,” ujarnya.

Menurut dia, tema itu menjadi simbol dari kekuatan, konektivitas, dan transformasi wilayah Jawa. Dengan infrastruktur yang membentang, dari jalur tol, rel kereta cepat, hingga jalan-jalan desa.

Masuk Sport Tourism

“Jasirah Race 2025 ini lomba, mudah-mudahan dapat masuk sport tourism, akan menelusuri wisata sejarah dan lainnya. Situs sejarahnya adalah peninggalan Mataram Hindu/Budha maupun Mataram Islam, serta zaman kolonial. Ada kuliner dan UMKM. Para peserta akan menggunakan kereta api menuju ke kota-kota tersebut,” jelas Rahmat.

Ia menambahkan, event ini melibatkan peserta yang terbagi dalam 20 tim yang terdiri atas 3 anggota.

Salah satu anggota tim wajib memiliki minimal 2.000 follower media sosial untuk mempromosikan destinasi wisata yang dikunjungi.

Mereka akan menyelesaikan misi atau tantangan yang diberikan oleh panitia. Harapannya, ini akan menjadi event tahunan dan men-trigger pelaku pariwisata supaya bisa mengoptimalkan kereta api untuk keliling Jateng serta meningkatkan length of stay di Semarang maupun kota-kota lain di Jawa Tengah.