Olahraga

Java United FC Ditahan Garudayaksa FC 1-1, Gol Gustavo Franca Tak Mampu Raih Kemenangan

×

Java United FC Ditahan Garudayaksa FC 1-1, Gol Gustavo Franca Tak Mampu Raih Kemenangan

Sebarkan artikel ini
Java United FC Ditahan Garudayaksa FC 1-1, Gol Gustavo Franca Tak Mampu Raih Kemenangan
Presscon usai pertandingan Java United FC dan Garudayaksa FC 1-1 di Stadion Jatidiri Semarang. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – Stadion Jatidiri Semarang menjadi saksi mulainya era baru Java United FC di kompetisi BRI Super League 2026/2027. Namun, debut kandang Laskar Kepodang Emas belum berakhir dengan kemenangan.

Java United FC harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang Garudayaksa FC dengan skor 1-1 dalam laga pekan pertama BRI Super League 2026/2027, Minggu (6/9/2026) sore.

Pertandingan yang mulai pukul 15.30 WIB tersebut berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil terbuka dan saling bertukar serangan. Sejumlah peluang sempat tercipta di depan gawang, tetapi penyelesaian akhir belum mampu mengubah kedudukan.

Bermain di hadapan pendukung sendiri, Java United mencoba mengambil inisiatif permainan. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil menjelang akhir babak pertama.

Memasuki menit ke-36, Java United FC berhasil memecah kebuntuan melalui Gustavo Franca.

BACA JUGA: PSIS Semarang Memulai Era Baru, Target Promosi ke Liga 1 Jadi Harga Mati 

Berawal dari situasi bola mati lewat sepak pojok, Gustavo Franca memenangkan duel udara dan melepaskan sundulan yang bersarang di gawang Garudayaksa FC. Gol tersebut membuat Java United unggul 1-0.

Keunggulan itu bertahan hingga turun minum. Java United pun memasuki ruang ganti dengan modal positif setelah mampu mempertahankan keunggulan pada babak pertama.

Namun, Garudayaksa FC tidak menyerah begitu saja. Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Garudayaksa meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang.

Upaya tim promosi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64.

Septian David Maulana berhasil mencetak gol untuk mengubah kedudukan menjadi 1-1. Gol tersebut sekaligus menghapus keunggulan Java United dan membuat pertandingan kembali terbuka.

Setelah skor imbang, kedua tim masih berusaha mencari gol kemenangan. Garudayaksa bahkan beberapa kali memberikan tekanan, sementara Java United mencoba memanfaatkan peluang dari serangan balik.

Namun hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tambahan.

Skor 1-1 pun menjadi hasil akhir laga perdana Java United FC di BRI Super League 2026/2027.

Hasil tersebut membuat kedua tim sama-sama mendapatkan satu poin. Bagi Garudayaksa FC, satu poin menjadi awal positif dalam debutnya di kompetisi kasta tertinggi.

Sementara bagi Java United, tambahan satu poin belum cukup untuk mengangkat posisi mereka dari minus setelah sebelumnya mendapatkan hukuman pengurangan dua poin.

Apresiasi Dukungan Suporter

Pelatih Java United FC Fabio Lefundes mengaku kecewa karena timnya belum mampu memberikan kemenangan kepada suporter yang hadir langsung di Stadion Jatidiri.

Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut tetap mengapresiasi perjuangan para pemain dan dukungan suporter sepanjang pertandingan.

“Saya ingin ucapkan terima kasih kepada penonton yang datang dan memeriahkan pertandingan tadi. Sayang sekali kami tidak bisa memberikan hasil maksimal, tiga poin untuk suporter yang hadir,” ujar Fabio Lefundes.

Fabio berharap hasil imbang tersebut tidak membuat suporter kehilangan kepercayaan terhadap tim.

“Harapannya, di pertandingan berikutnya suporter tidak kapok untuk mendukung kita. Kami akan mencoba bekerja maksimal,” lanjutnya.

Fabio juga menilai penampilan anak asuhnya pada laga perdana sebenarnya cukup baik.

Menurutnya, hasil akhir 1-1 tidak sepenuhnya menggambarkan performa Java United sepanjang pertandingan.

“Kalau melihat game perdana, kita cukup baik. Kalau melihat hasil sebagai tuan rumah, mungkin orang punya persepsi bahwa kita tidak bermain bagus. Tapi kami merasa kami bermain bagus,” kata Fabio.

Ia menilai Garudayaksa FC tidak terlalu banyak mendapatkan kesempatan untuk mengancam pertahanan Java United.

“Kita lihat lawan tidak mendapatkan kesempatan sama sekali untuk mengancam kita, hanya satu gol saja,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Fabio melihat masih ada sisi positif yang bisa di bawa Java United untuk menghadapi pertandingan berikutnya.

Kendala di Pertandingan Perdana

Di balik hasil imbang tersebut, Fabio mengungkapkan bahwa Java United menghadapi sejumlah kendala dalam persiapan menuju pertandingan perdana.

Beberapa pemain belum dapat dimainkan karena persoalan regulasi dan pengesahan. Sementara kondisi medis sejumlah pemain juga membuat tim pelatih harus melakukan perubahan komposisi.

Fabio menyebut susunan pemain yang tampil sejak awal bahkan bukan kombinasi yang memiliki banyak waktu untuk berlatih bersama.

“Tim yang turun dari awal tadi adalah satu kesebelasan yang mungkin kami tidak pernah punya banyak waktu latihan bersama. Tapi mereka tidak mengecewakan kami. Mereka cukup baik di pertandingan tadi,” jelas Fabio.

Situasi tersebut membuat hasil imbang terasa cukup penting bagi Java United untuk memulai perjalanan panjang di kompetisi musim ini.

Fabio juga menjelaskan kondisi Ciro Alves yang belum berada dalam kondisi terbaik.

Ciro mengalami masalah di bagian belakang tubuhnya sejak masa pramusim. Kondisi tersebut membuat pemain asal Brasil itu belum bisa tampil maksimal bersama tim.

“Ciro ada masalah mulai pramusim. Dia mengalami sedikit masalah di bagian belakang punggung dan ini mengganggu dia sejauh ini. Karena Ciro mengalami cedera, kami mau tidak mau harus mencari alternatif lain,” ungkap Fabio.

Sementara itu, David da Silva juga belum berada dalam kondisi ideal setelah mengalami masalah labirintitis sejak 25 Agustus.

Menurut Fabio, David baru menjalani latihan sekitar satu hari sebelum pertandingan. Karena itu, meski sudah memungkinkan untuk dmainkan, kondisinya belum memungkinkan tampil penuh selama pertandingan.

“David mulai 25 Agustus kemarin ada masalah dengan labirintitis. Dia baru latihan satu hari sebelum pertandingan. Kami sudah tahu dia bisa turun, tetapi tidak bisa bermain full game,” jelasnya.

Meski Imbang, Tetap Kalah Poin 

Hasil imbang melawan Garudayaksa FC memang belum menjadi awal yang sempurna bagi Java United FC.

Gol Gustavo Franca sempat membawa harapan kemenangan di Stadion Jatidiri. Namun, gol Septian David Maulana membuat tiga poin yang sudah berada di depan mata akhirnya harus terbagi.

Meski demikian, perjalanan Java United di BRI Super League 2026/2027 masih panjang.

Laga perdana telah memberikan gambaran tentang pekerjaan rumah yang harus segera di benahi Fabio Lefundes dan skuadnya. mulai dari efektivitas serangan, konsistensi permainan hingga kesiapan pemain.

Di sisi lain, dukungan suporter menjadi energi penting bagi Laskar Kepodang Emas.

Fabio pun menegaskan timnya akan terus bekerja keras.

“Dalam situasi hari ini kami sudah turunkan tenaga maksimal. Kami sudah melakukan yang terbaik, tetapi kami tidak mendapatkan hasil maksimal,” pungkasnya.(*)

 

Editor: Elly Amaliyah

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp