Olahraga

PSIS Semarang Memulai Era Baru, Target Promosi ke Liga 1 Jadi Harga Mati

×

PSIS Semarang Memulai Era Baru, Target Promosi ke Liga 1 Jadi Harga Mati

Sebarkan artikel ini
PSIS Semarang Memulai Era Baru, Target Promosi ke Liga 1 Jadi Harga Mati
Launching Jersey PSIS Semarang. (Steve Arie/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – PSIS Semarang resmi membuka lembaran baru untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.

Mengusung tema “New Era Begin”, Laskar Mahesa Jenar memperkenalkan skuad sekaligus tim pelatih yang akan menjadi bagian dari perjuangan menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Launching tim PSIS Semarang berlangsung di Gedung Rajawali, Semarang, Sabtu malam, 5 September 2026.

Momen tersebut menjadi penanda mulainya perjalanan baru PSIS setelah melewati musim sebelumnya yang penuh tantangan.

Atmosfer acara semakin hangat dengan kehadiran dua kelompok suporter utama PSIS, Panser Biru dan Snex.

Mereka datang membawa dukungan sekaligus harapan agar tim kebanggaan Kota Semarang mampu bangkit dan kembali berlaga di Super League.

Tidak hanya suporter, sejumlah mantan pemain dari berbagai generasi juga hadir. Mereka antara lain Denny Rumba, Idrus Gunawan, Ahmad Muhariyah, dan Sudaryanto.

BACA JUGA: PSIS Semarang Kejar Tiket Liga 1, Pemkot Siapkan Fasilitas untuk Homebase dan Ajak Suporter Penuhi Jatidiri 

Kehadiran para legenda semakin memberikan warna pada launching PSIS Semarang.

Salah satu sosok paling ikonik, Sartono Anwar, juga hadir memberikan dukungan langsung kepada skuad Laskar Mahesa Jenar.

Sartono merupakan pelatih legendaris yang membawa PSIS meraih gelar juara pada 1987.

Di hadapan para pemain, ia menyampaikan pesan sederhana tetapi sarat makna: kerja keras dan disiplin menjadi kunci untuk meraih kesuksesan.

“Harus kerja keras. Tidak ada kerja keras tidak ada sukses. Juga harus disiplin yang tinggi,” ujar Sartono.

Ia juga mengingatkan pemain agar menjaga fokus sepanjang kompetisi dan memberikan penampilan terbaik demi masyarakat Semarang.

“Jiwa kita harus bersih, tidak boleh berpikir apa pun kecuali sepak bola. Karena pecinta sepak bola Semarang sangat mengharapkan kalian sukses,” katanya.

Sartono pun menyampaikan harapan agar PSIS tidak terlalu lama berada di kompetisi kasta kedua.

“Semoga cepat kembali ke kasta tertinggi,” ucapnya.