“Kami merespons pendekatan lawan dengan melakukan perubahan strategi dan pemain. Wasit butuh waktu sekitar empat menit untuk mengecek VAR. Pada fase inilah kami berencana membuat perubahan, apa pun keputusan yang wasit ambil,” jelasnya.
Strategi tersebut langsung memberikan dampak positif. Java United berhasil menyamakan kedudukan melalui Gustavo Almeida, dengan Ciro Alves yang berperan sebagai eksekutor tendangan sudut dalam proses terciptanya gol.
Secara statistik, Java United mencatatkan 13 percobaan tembakan sepanjang pertandingan, dengan empat di antaranya mengarah ke gawang.
Tim tamu juga memperoleh tujuh tendangan sudut dan berhasil mengonversi salah satunya menjadi gol penyeimbang.
Meski mampu menciptakan sejumlah peluang, Java United belum berhasil mencetak gol tambahan untuk membalikkan keadaan.
Hasil imbang ini pun belum sesuai dengan target tim yang selalu berupaya meraih poin penuh dalam setiap pertandingan.
Gustavo Franca menegaskan, hasil di Stadion Maguwoharjo akan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemain.
Ia meminta rekan-rekannya tetap menjaga fokus dan konsistensi untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
“Kami harus tetap fokus pada setiap proses yang Java United lalui. Semua pemain selalu berusaha memberikan penampilan terbaik di setiap laga,” tutur Franca.
Setelah bermain imbang melawan Isenmulang FC, Java United kini mengalihkan perhatian ke pertandingan tandang berikutnya menghadapi Persijap Jepara.
Laga Java United kontra Persijap bakal berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (24/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Laskar Kepodang Emas untuk memperbaiki efektivitas serangan. Memaksimalkan peluang, dan kembali memburu kemenangan di BRI Super League 2026/2027. (*)





