Jateng

Jejak Dokter Kariadi, Sang Peneliti Malaria yang Gugur dalam Situasi Panas Semarang 1945

×

Jejak Dokter Kariadi, Sang Peneliti Malaria yang Gugur dalam Situasi Panas Semarang 1945

Sebarkan artikel ini
Dokter Kariadi
Pengunjung saat melihat sejarah Dr. Kariadi dalam pameran "Ketika Api Menyala di Semarang" di Rumah Pohan. (Yuni Esa Anugrah/beritajateng.tv)

“Kalau dari sumber yang saya baca, Oei Tiong Djioe ini semacam pemimpin di daerah Ambengan yang juga ikut terlibat dalam dinamika saat itu,” ungkapnya.

Nama besar Dokter Kariadi kini abadi di tengah masyarakat Semarang melalui Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi (RSUP Dr. Kariadi). Namun, sebagaimana Mozes tegaskan, yang perlu masyarakat kenang bukan sekadar nama, melainkan semangat pengabdian dan keberaniannya di tengah situasi genting pascakemerdekaan.

“Kalau kita bicara Pertempuran Lima Hari di Semarang, Dokter Kariadi itu bukan sekadar tokoh medis. Ia simbol keberanian dan kemanusiaan di masa transisi kemerdekaan,” pungkas Mozes. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp