SEMARANG, beritajateng.tv – Usai pergantian posisi pelatih, PSIS Semarang kini dipimpin karteker Ega Raka. Tugas utamanya memulihkan kondisi psikologis skuad jelang laga kontra Barito Putera akhir pekan nanti.
Ega langsung mengambil langkah cepat agar tim kembali fokus. Ia menegaskan kesiapan anak asuhnya tidak boleh goyah meski hasil tiga pertandingan awal mengecewakan.
“Psikologis pemain penting. Ketika saya kemarin dibebani untuk karteker, saya ingin memulihkan kondisi psikologis pemain, supaya mereka kembali lagi antusias, punya motivasi lagi. Karena itu yang lebih penting,” ucapnya, Rabu, 1 Oktober 2025.
BACA JUGA: Tiga Laga Awal Nol Kemenangan, PSIS Semarang Copot Kahudi Wahyu, Ega Rhaka Jadi Caretaker
Mantan asisten pelatih tersebut juga menekankan bahwa semangat baru menjadi modal utama. “Saya ingin mengembalikan semangat dan motivasi mereka. Kalau mental kembali bugar, saya yakin mereka bisa tampil all out nanti,” tambahnya.
Tantangan pertama bagi Ega terbilang berat. Ia harus mendampingi PSIS menghadapi Barito Putera pada laga pekan keempat Championship 2025/2026 di Stadion Jatidiri, Semarang.
Waktu persiapan relatif singkat, namun Ega Raka memastikan program latihan tetap berjalan sesuai agenda.
“Kemarin ada keputusan manajemen terkait reposisi coach Kahudi. Untuk sementara saya ditugaskan sebagai karteker melawan Barito,” jelasnya.
BACA JUGA: Kendal Tornado FC Tundukkan Persipura 3-2, PSIS Semarang Justru Takluk 0-2 dari Lawan yang Sama
Meski tekanan cukup besar, Ega menilai situasi tersebut bagian dari tanggung jawab profesional. Ia justru merasa tertantang untuk mengangkat posisi tim dari dasar klasemen.
Hingga pekan ketiga, PSIS menjadi satu-satunya kontestan Grup Timur tanpa poin. Kekalahan beruntun itu membuat tim terpuruk di posisi terbawah.
“Ini pilihan profesional. Saya hanya ingin membawa tim tampil maksimal,” tegas Ega.
Optimisme tersebut menjadi harapan baru bagi pendukung Laskar Mahesa Jenar agar segera bangkit dari tren negatif. (*)





