SEMARANG, beritajateng.tv – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) maupun elpiji (LPG) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kondisi aman selama periode mudik dan Lebaran 2026.
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan Pertamina menjaga ketersediaan stok BBM di level 15 hingga 20 kali lipat dari konsumsi normal harian. Hal itu Taufiq ungkap usai menghadiri rapat koordinasi jelang Lebaran 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 9 Maret 2026.
“Jadi pada periode arus mudik dan lebaran kali ini tadi kami laporkan kepada Gubernur dan semua hadirin yang hadir bahwa stok BBM dalam keadaan aman. Kita jaga stok BBM itu di level 15 sampai 20 kali lipat konsumsi normal setiap harinya. Jadi mau sampai setahun ke depan juga stoknya rata-rata segitu,” ujar Taufiq.
Tak hanya itu, Pertamina juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan di titik-titik yang diprediksi mengalami kepadatan kendaraan selama arus mudik.
Pertamina Siagakan 30 SPBU dan 57 Mobil Tangki
Taufiq menyebut Pertamina menyiapkan berbagai fasilitas tambahan untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar selama periode Lebaran. Mulai dari 30 SPBU hingga 900 lebih agen LPG yang siap siaga selama 24 jam.
“Yang pertama untuk di tol kita siagakan sejumlah 30 SPBU siaga 24 jam, kemudian ada 904 agen LPG siaga, kemudian ada 57 mobil tangki standby atau mobil storage yang dia berfungsi untuk memangkas atau memperpendek waktu tempuh dari supply poin utama,” jelasnya.
BACA JUGA: Safari Ramadan Pertamina Bersama Media Blora-Rembang: Indeks Pemberitaan Positif Capai 98 Persen
Ia mengatakan mobil tangki tersebut akan langsung menyuplai BBM ke SPBU apabila terjadi kondisi kritis sebelum benar-benar kehabisan stok.
“Jadi kalau SPBU itu mengalami kritis, belum sampai kosong, yang mobil tangki terdekat tadi langsung supply ke SPBU tersebut,” katanya.





