Jateng

Jelang Mudik Lebaran 2026, Apakah Stok BBM dan LPG Aman? Ini Kata Pertamina

×

Jelang Mudik Lebaran 2026, Apakah Stok BBM dan LPG Aman? Ini Kata Pertamina

Sebarkan artikel ini
pertamina
Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, usai menghadiri rapat koordinasi jelang Lebaran 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 9 Maret 2026. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

SEMARANG, beritajateng.tv – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) maupun elpiji (LPG) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam kondisi aman selama periode mudik dan Lebaran 2026.

Area Manager Communication, Relations, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan Pertamina menjaga ketersediaan stok BBM di level 15 hingga 20 kali lipat dari konsumsi normal harian. Hal itu Taufiq ungkap usai menghadiri rapat koordinasi jelang Lebaran 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, 9 Maret 2026.

“Jadi pada periode arus mudik dan lebaran kali ini tadi kami laporkan kepada Gubernur dan semua hadirin yang hadir bahwa stok BBM dalam keadaan aman. Kita jaga stok BBM itu di level 15 sampai 20 kali lipat konsumsi normal setiap harinya. Jadi mau sampai setahun ke depan juga stoknya rata-rata segitu,” ujar Taufiq.

Tak hanya itu, Pertamina juga menyiapkan sejumlah layanan tambahan di titik-titik yang diprediksi mengalami kepadatan kendaraan selama arus mudik.

Pertamina Siagakan 30 SPBU dan 57 Mobil Tangki

Taufiq menyebut Pertamina menyiapkan berbagai fasilitas tambahan untuk memastikan distribusi BBM tetap lancar selama periode Lebaran. Mulai dari 30 SPBU hingga 900 lebih agen LPG yang siap siaga selama 24 jam.

“Yang pertama untuk di tol kita siagakan sejumlah 30 SPBU siaga 24 jam, kemudian ada 904 agen LPG siaga, kemudian ada 57 mobil tangki standby atau mobil storage yang dia berfungsi untuk memangkas atau memperpendek waktu tempuh dari supply poin utama,” jelasnya.

BACA JUGA: Safari Ramadan Pertamina Bersama Media Blora-Rembang: Indeks Pemberitaan Positif Capai 98 Persen

Ia mengatakan mobil tangki tersebut akan langsung menyuplai BBM ke SPBU apabila terjadi kondisi kritis sebelum benar-benar kehabisan stok.

“Jadi kalau SPBU itu mengalami kritis, belum sampai kosong, yang mobil tangki terdekat tadi langsung supply ke SPBU tersebut,” katanya.

Pertamina Tambah Pasokan Hingga 6 Juta Tabung LPG

Selain BBM, Pertamina juga menambah pasokan LPG untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi selama Ramadan hingga Lebaran.

“LPG juga sudah kita tambahkan total sekitar 25% dari kebutuhan normal. Nanti ada kemarin sudah di 17 Februari kemudian di Libur Nyepi nanti ada lagi kemudian di wafat isa al masih ada lagi kemudian di pekan kedua sampai dengan keempat Ramadan itu kita tambahkan,” ujarnya.

Menurut Taufiq, jika dihitung dalam jumlah tabung, tambahan pasokan tersebut mencapai sekitar lima hingga enam juta tabung LPG.

Ia menambahkan selama periode mudik konsumsi BBM jenis bensin terprediksi meningkat sekitar 25 hingga 30 persen. Namun Pertamina telah menyiapkan cadangan stok hingga 40–50 persen dari konsumsi normal.

Meski stok dinyatakan aman, Pertamina mengungkap adanya indikasi penimbunan LPG di sejumlah wilayah menjelang Lebaran.

“Enggak ada, enggak ada. Kemarin kita banjir sebenarnya untuk tabung tapi indikasinya ada penimbunan sehingga kita berkoordinasi dengan beberapa kepolisian setempat yang terindikasi ada penimbunan seperti kemarin di Kudus itu juga ada pengungkapan soal penimbunan LPG ya,” jelasnya.

Ia mengatakan praktik penimbunan biasanya dilakukan oleh pihak yang ingin mengambil keuntungan saat permintaan meningkat menjelang Lebaran.

“Ini karena mendekati momen lebaran orang menghalalkan segala cara untuk itu,” katanya.

Namun demikian, Taufiq memastikan hingga saat ini tidak ada indikasi panic buying BBM di wilayah Jawa Tengah.

“Enggak ada panic buying di Jateng semuanya aman. Kemarin Pak Wagub juga mengontrol langsung begitu ada isu tersebut itu di terminal BBM kemudian berkunjung ke SPBU juga stoknya dalam kondisi aman,” ujarnya.

Pertamina Imbau Warga Beli LPG di Pangkalan Resmi

Lebih jauh, Taufiq juga mengingatkan masyarakat untuk membeli LPG 3 kilogram di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai ketentuan. Ia menyebut harga LPG di pangkalan resmi sekitar Rp18 ribu per tabung.

“Kalau ada yang melambung tinggi sampai Rp30.000 sampai Rp35.000 saran pertama adalah enggak usah dibeli,” tegasnya.

BACA JUGA: Pererat Sinergi, Pertamina EP Cepu Field Gelar Fun Match Bulutangkis Bareng PWI Blora

Ia juga menjelaskan masyarakat dapat mencari lokasi pangkalan LPG terdekat melalui laman resmi Pertamina.

“Caranya bisa dari subsiditepatlpg.mypertamina.id atau ptm.id/LPG3KG,” pungkasnya. (*)

Editor: Farah Nazila

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp