Hukum & Kriminal

Jemput Anak Tak Pulang Semalaman Ditangkap Polisi, Isak Tangis Orang Tua Penuhi Mapolda Jateng

×

Jemput Anak Tak Pulang Semalaman Ditangkap Polisi, Isak Tangis Orang Tua Penuhi Mapolda Jateng

Sebarkan artikel ini
pelajar Polda
Puluhan orang tua berdiri di depan Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Kota Semarang, sembari menunggu nama anaknya yang tertangkap polisi dipanggil, Minggu, 31 Agustus 2025 sore. (Made Dinda Yadnya Swari/beritajateng.tv)

Kabid Humas Polda Jateng klaim 327 pelajar dan mahasiswa yang tertangkap polisi benar anarkis: Tak cuma sekadar lewat

Senada dengan Rondhijah, Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, juga merespons soal jawaban yang pelajar tersebut lontarkan.

Saat menanggapi soal operasi yang Polda Jawa Tengah lakukan dalam menangkap 327 pelajar dan mahasiswa yang menurut dugaan anarkistis saat demo, Artanto angkat bicara.

“Ya, namanya orang yang tertangkap pelaku anarkis, alasannya pasti banyak. Alasannya saya hanya lewat, saya hanya nonton. Namanya sudah melakukan anarkis, tidak mungkin dia hanya lewat dan sebagainya, pasti melakukan,” ujar Artanto.

BACA JUGA: Pelajar Kena Tangkap Saat Demo Semarang, Ini Cerita Ortu Tunggui Anaknya Bebas di Polda Jateng

Terlebih, klaim Artanto, ratusan pelajar dan mahasiswa yang tertangkap itu ia pastikan tertangkap tangan melakukan tindakan anarkis.

“Yang melakukan penangkapan adalah anggota yang di lapangan. Mereka ini semua adalah tertangkap tangan saat melakukan pelemparan, perusakan, kegiatan tindak pidana, sehingga ada bukti, ada saksi dan lengkap,” tegas Artanto.

“Dan oleh karena itu penyidik melakukan pendalaman lebih jauh mana yang betul-betul pelaku ini merupakan provokator dan ini betul-betul sebagai penggerak,” pungkas Artanto. (*)

Editor: Mu’ammar R. Qadafi

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp