Olahraga

Jepang Unggul Duluan, Brasil Bangkit dan Bikin Samurai Biru Kerepotan

×

Jepang Unggul Duluan, Brasil Bangkit dan Bikin Samurai Biru Kerepotan

Sebarkan artikel ini
Selebrasi Casemiro dan Neymar JR ketika Brazil unggul 2-1 melawan Jepang
Selebrasi Casemiro dan Neymar JR ketika Brazil unggul 2-1 melawan Jepang (sumber: instagram@bola_berita)

SEMARANG, beritajateng.tv – Jepang sempat unggul lebih dahulu saat menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Namun, keunggulan tersebut gagal bertahan setelah Selecao meningkatkan intensitas serangan hingga membuat Samurai Biru kesulitan mengembangkan permainan.

Pasukan Hajime Moriyasu sebenarnya mengawali pertandingan sesuai rencana dengan tampil agresif sejak menit-menit awal.

Pendekatan tersebut mampu meredam permainan Brasil sekaligus membuka sejumlah peluang berbahaya melalui serangan balik cepat.

BACA JUGA: Jepang Hajar Tunisia 4-0 di Piala Dunia 2026

Usaha Jepang akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Kaishu Sano sukses memecah kebuntuan setelah melepaskan tembakan yang gagal Alisson Becker bendung.

Gol tersebut membuat Jepang menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 sekaligus menumbuhkan harapan untuk melangkah ke babak 16 besar.

Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah. Brasil tampil lebih dominan dengan meningkatkan tempo permainan dan terus menekan pertahanan Jepang dari berbagai sisi.

Intensitas serangan yang semakin tinggi membuat para pemain Jepang lebih banyak bertahan di area sendiri.

Keunggulan tim Samurai Biru akhirnya sirna setelah Casemiro mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-56.

Gol tersebut membuat kepercayaan diri Brasil meningkat, sementara Jepang semakin kesulitan mempertahankan ritme permainan yang mereka tampilkan pada babak pertama.

Brasil terus menggempur hingga menit-menit akhir pertandingan. Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Gabriel Martinelli muncul sebagai penentu kemenangan melalui gol pada menit ke-95. Gol dramatis itu memastikan Brasil menang 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Hasil tersebut memaksa Samurai Biru mengakhiri perjalanan mereka di turnamen setelah gagal meredam permainan agresif yang diperagakan tim Samba sepanjang babak kedua.

BACA JUGA: Kanada Terima Permintaan Maaf Madibo, tetapi Kritik Perilaku Bench Qatar

Serangan Sayap Brasil Jadi Titik Balik Kemenangan atas Jepang

Salah satu faktor yang membuat Jepang kehilangan kendali pertandingan adalah gempuran serangan Brasil dari kedua sisi lapangan.

Pola permainan itu memaksa lini pertahanan Samurai Biru terus mundur sehingga mereka kesulitan keluar dari tekanan dan tidak mampu membangun serangan secara efektif.

Menurut gelandang perwakilan Asia ini, Junya Ito, perubahan pendekatan yang dilakukan Brasil setelah turun minum menjadi pembeda jalannya pertandingan.

Tim Samba lebih sering memanfaatkan lebar lapangan melalui umpan-umpan silang yang memaksa lini belakang Jepang bekerja ekstra sepanjang babak kedua.

“Segala sesuatunya berjalan baik di babak pertama, tapi mereka lantas mulai melepaskan lebih banyak umpan silang dan mendesak kami,” kata Junya Ito dalam jumpa pers seusai pertandingan.

Pernyataan Ito sejalan dengan statistik pertandingan yang memperlihatkan dominasi Brasil dari sektor sayap.

Selecao tercatat melepaskan 30 umpan silang sepanjang laga, jauh lebih banyak dibandingkan Jepang yang hanya menghasilkan 12 umpan silang.

Dominasi tersebut membuat Brasil mampu menjaga tekanan secara konsisten hingga menit-menit akhir.

Jepang yang lebih banyak bertahan akhirnya kesulitan mengembangkan permainan dan gagal mempertahankan keunggulan yang sempat mereka raih pada babak pertama.*

Simak berbagai berita dan artikel pilihan beritajateng.tv dengan bergabung ke saluran kami.

Gabung Channel WhatsApp