Sementara Surakarta pada 24-25 Juni ԁiikuti 42 perusahaan dengan 6.401 lowongan dan 3.456 pencari kerja. Kemudian Job Fair Kebumen pada 25-26 Juni melibatkan 40 perusahaan dengan 7.113 lowongan dan sekitar 2.500 pencari kerja.
Di Blora pada 10-11 Juni, sebanyak 34 perusahaan membuka 7.678 lowongan dengan 1.398 pencari kerja. Grobogan pada 8-9 Juni melibatkan 25 perusahaan dengan 7.400 lowongan dan 1.034 pencari kerja.
Job fair Banjarnegara pada 18 Juni ԁiikuti 30 perusahaan dengan 3.195 lowongan dan 653 pencari kerja. Sukoharjo pada 16-18 Juli melibatkan 30 perusahaan dengan 4.904 lowongan dan 1.159 pencari kerja.
Kendal pada 22-23 Juli ԁiikuti 39 perusahaan dengan 4.703 lowongan dan 924 pencari kerja. Demak pada 30-31 Juli melibatkan 30 perusahaan dengan 1.820 lowongan dan 1.300 pencari kerja.
Terakhir, Job Fair Kabupaten Pekalongan pada 4-5 Agustus melibatkan 28 perusahaan dengan 2.300 lowongan dan 989 pencari kerja. Sedangkan Job Fair Kabupaten Klaten pada 5-6 Agustus ԁiikuti 31 perusahaan dengan 6.916 lowongan dan 1.966 pencari kerja.
BACA JUGA: Tekan Pengangguran, Pemkab Semarang Gelar Job Fair 2026, 26 Perusahaan Buka 6.969 Lowongan Kerja
Meski jumlah lowongan jauh lebih besar, Aziz mengatakan kesempatan tersebut belum otomatis terserap seluruhnya karena masih terdapat persoalan mismatch antara kebutuhan perusahaan dengan pencari kerja.
“Kalau kita bicara lowongan, kemarin saya sampaikan ke teman-teman, lowongannya kan banyak. Dengan pencari kerjanya sebenarnya imbang, ada namanya mismatch,” katanya.
Menurutnya, ketidaksesuaian tersebut tidak selalu ԁisebabkan pencari kerja tidak memiliki kemampuan. Sebagian pencari kerja memiliki pertimbangan sendiri sebelum memilih pekerjaan.
“Anak-anak melihat lowongannya, oh kerjanya kok ngene. Oh kok kurang jam, oh kok ternyata jauh,” ujarnya.
Pertimbangan tersebut dapat berkaitan dengan lokasi pekerjaan, jenis pekerjaan, jam kerja hingga besaran upah. Di sisi lain, perusahaan juga memiliki kebutuhan tenaga kerja dengan kualifikasi tertentu.
“Artinya kesempatannya itu ada banyak. Perusahaan itu memang sedang mencari karyawan,” jelas Aziz.





